JNMI Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Suap Komisioner KPU Kota Bogor 

Komisioner KPU Kota Bogor
Foto : Ilustrasi/freepik.com

TIMETODAY.ID, BOGOR Komisioner KPU Kota Bogor berinisial DJ diduga menerima uang dari istri salah satu calon Wali Kota Bogor, dokter Rayendra, untuk memuluskan langkah suaminya dalam Pemilihan Wali Kota Bogor 2024.

Dugaan tersebut disampaikan Ajid Letno, Ketua Jaringan Nasional Mahasiswa Indonesia (JNMI) Kota Bogor, Selasa (26/11/2024).

“Menyikapi dugaan ini, kami mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak. Kami telah melaporkan kasus ini ke Gakkumdu Jawa Barat, Kejaksaan Negeri Kota Bogor, DKPP, Polda Jawa Barat, dan instansi terkait lainnya,” tegas Ajid.

Advertisement
Baca Juga :  Pasutri di Bogor Nekat Edarkan Sabu, Satu di Antaranya Residivis

Ia juga menekankan pentingnya langkah cepat untuk memastikan Pilkada Kota Bogor berjalan bersih dan adil.

“Pemilihan tinggal menghitung hari. Kami meminta agar aparat penegak hukum segera menindaklanjuti kasus ini sehingga Pilkada Kota Bogor dapat berlangsung dengan jujur dan transparan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Tindaklanjuti Pernyataan Presiden di PBB, Kemenag Siapkan Pesantren untuk Anak Palestina

Hingga berita ini ditulis, pihak KPU Kota Bogor dan dokter Rayendra belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan tersebut. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel