TIMETODAY.ID, JAKARTA — Asam urat atau gout merupakan salah satu gangguan radang sendi yang terjadi akibat penumpukan kristal asam urat di dalam tubuh. Kondisi ini paling sering menyerang bagian jempol kaki, meski dapat pula muncul pada persendian lain seperti lutut dan pergelangan kaki.
Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap naiknya kadar asam urat adalah pola makan. Konsumsi makanan tinggi purin, seperti jeroan, daging merah, dan beberapa jenis makanan laut, dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah sehingga memicu kambuhnya nyeri sendi.
Selain menjaga pola makan dan menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter, kebiasaan sederhana di pagi hari juga dapat membantu tubuh mengelola kadar asam urat dengan lebih baik. Berikut beberapa rutinitas yang bisa diterapkan.
1. Mulai Hari dengan Air Hangat dan Lemon
Mengawali pagi dengan segelas air hangat yang dicampur lemon dapat membantu menjaga hidrasi tubuh sekaligus mendukung proses pembuangan asam urat melalui urine.
Lemon mengandung vitamin C yang diketahui dapat membantu meningkatkan pengeluaran asam urat melalui ginjal. Meski memiliki rasa asam, lemon memiliki efek alkalisasi setelah diproses tubuh sehingga dapat membantu menjaga keseimbangan kadar asam.
Selain itu, asupan cairan yang cukup juga penting agar ginjal dapat bekerja optimal dalam menyaring dan membuang zat sisa dari tubuh.
2. Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur
Setelah tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama tidur, minum air putih di pagi hari dapat membantu mengembalikan kebutuhan cairan tubuh.
Mengonsumsi sekitar dua hingga tiga gelas air putih saat perut kosong dapat membantu mengencerkan kadar asam urat dalam darah dan mendukung kerja ginjal dalam membuang kelebihan zat tersebut.
Hidrasi yang baik juga berperan dalam mencegah terbentuknya kristal asam urat yang dapat menumpuk di persendian.
3. Pilih Sarapan Rendah Purin
Menu sarapan turut menentukan kondisi asam urat sepanjang hari. Penderita asam urat sebaiknya memilih makanan yang rendah purin dan kaya serat.
Beberapa pilihan yang dapat dikonsumsi antara lain oatmeal, buah-buahan, yogurt, serta biji-bijian utuh. Makanan tersebut membantu menjaga sistem pencernaan dan mendukung metabolisme tubuh.
Sebaliknya, makanan seperti jeroan, daging merah, serta beberapa jenis makanan laut sebaiknya dibatasi karena memiliki kandungan purin tinggi yang dapat memicu peningkatan asam urat.
4. Lakukan Aktivitas Fisik Ringan
Olahraga ringan pada pagi hari dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, menjaga berat badan, dan mendukung fungsi ginjal.
Aktivitas seperti berjalan kaki, peregangan, atau yoga bisa menjadi pilihan yang baik untuk penderita asam urat. Berat badan yang terkontrol juga berperan dalam membantu menjaga kadar asam urat tetap stabil.
Namun, hindari olahraga terlalu berat karena aktivitas berlebihan dapat menyebabkan dehidrasi dan peningkatan asam laktat yang berpotensi memengaruhi kadar asam urat sementara.
5. Jangan Langsung Minum Kopi atau Teh Saat Perut Kosong
Banyak orang terbiasa memulai pagi dengan kopi atau teh. Namun, mengonsumsi minuman berkafein saat tubuh belum mendapatkan cukup cairan dapat membuat tubuh lebih mudah mengalami dehidrasi.
Kondisi tersebut dapat membuat kerja ginjal dalam membuang asam urat menjadi kurang optimal. Karena itu, sebaiknya dahulukan minum air putih dan sarapan sebelum mengonsumsi kopi atau teh.
Sebagai alternatif, minuman herbal seperti jahe atau kunyit dapat menjadi pilihan karena memiliki kandungan yang membantu mengurangi peradangan.
Menjaga kadar asam urat tetap stabil membutuhkan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. Selain mengatur makanan, mencukupi kebutuhan cairan, berolahraga secara rutin, dan menerapkan pola hidup sehat sejak pagi dapat membantu mengurangi risiko kambuhnya gejala asam urat.
Meski begitu, penderita asam urat tetap perlu melakukan pemeriksaan dan mengikuti pengobatan sesuai anjuran tenaga medis, terutama jika gejala sering muncul atau kadar asam urat sulit dikendalikan.***
Editor : Syafira
Sumber : CNBCIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































