TIMETODAY.ID, JAKARTA — Duduk dengan posisi kaki menyilang kerap dianggap lebih nyaman atau memberikan kesan santai. Namun, kebiasaan ini ternyata dapat berdampak pada kesehatan tubuh apabila dilakukan terlalu sering atau dalam waktu yang lama.
Menurut para ahli, posisi duduk tersebut dapat memengaruhi keseimbangan otot, panggul, hingga postur tubuh. Karena itu, penting untuk sesekali mengubah posisi duduk agar tubuh tidak terus-menerus berada dalam satu posisi yang sama.
Menyilangkan kaki dapat memengaruhi postur tubuh
Ahli fisioterapi Valerie Rogers menjelaskan bahwa posisi duduk dengan kaki menyilang membuat tubuh tidak mendapat tumpuan yang seimbang. Jika dilakukan berulang dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat melemahkan otot-otot yang berperan menjaga postur tubuh.
Akibatnya, seseorang berisiko mengalami ketidakseimbangan otot yang dapat memicu rasa tidak nyaman maupun nyeri pada beberapa bagian tubuh.
Berisiko membuat panggul tidak sejajar
Terapis fisik Ethan Triplett menambahkan bahwa kebiasaan menyilangkan kaki juga dapat menyebabkan posisi panggul menjadi tidak seimbang.
Saat satu kaki ditumpangkan di atas kaki lainnya, salah satu sisi panggul akan terdorong lebih tinggi dibanding sisi lainnya. Kondisi ini membuat beban pada otot bokong, pinggul, hingga punggung menjadi tidak merata.
Selain itu, tubuh secara alami akan sedikit membungkuk dari punggung hingga leher ketika duduk dalam posisi tersebut. Jika berlangsung terus-menerus, postur tubuh dapat berubah dan meningkatkan risiko pegal maupun nyeri.
Ganti posisi duduk setiap 30 menit
Para ahli menyarankan agar seseorang tidak mempertahankan posisi duduk yang sama terlalu lama. Idealnya, posisi duduk diubah setiap 30 menit dengan berdiri sejenak, berjalan singkat, atau melakukan peregangan ringan.
Kebiasaan tersebut dapat membantu mengurangi ketegangan otot sekaligus menjaga fleksibilitas tubuh selama beraktivitas.
Ciri postur duduk yang baik
Selain menghindari kebiasaan menyilangkan kaki, postur duduk yang benar juga berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang belakang, sendi, dan otot.
Meski posisi duduk ideal dapat berbeda pada setiap orang tergantung bentuk tubuh dan jenis kursi yang digunakan, beberapa prinsip berikut dapat diterapkan:
- Kedua telapak kaki menapak rata di lantai atau di sandaran kaki.
- Hindari menyilangkan lutut maupun pergelangan kaki.
- Beri sedikit jarak antara bagian belakang lutut dan tepi kursi.
- Posisi lutut sejajar atau sedikit lebih rendah dari pinggul.
- Pergelangan kaki berada di depan lutut.
- Bahu tetap rileks dan tidak terangkat.
- Lengan bawah sejajar dengan lantai, sementara siku membentuk sudut sekitar 90 derajat saat berada di atas sandaran tangan.
- Duduk tegak tanpa membuat leher tegang.
- Punggung menempel pada sandaran kursi atau gunakan bantal penyangga bila diperlukan.
- Selingi aktivitas duduk dengan berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan secara berkala.
Jangan hanya fokus pada posisi duduk
Menjaga postur tubuh bukan hanya soal menghindari posisi menyilangkan kaki. Durasi duduk yang terlalu lama juga dapat meningkatkan risiko gangguan pada otot dan sendi.
Karena itu, selain menerapkan postur yang benar, biasakan bergerak secara rutin di sela-sela aktivitas. Langkah sederhana tersebut dapat membantu menjaga kesehatan tulang belakang, mengurangi ketegangan otot, serta membuat tubuh tetap nyaman meski harus duduk dalam waktu yang lama.***
Editor : Syafira
Sumber : CNNIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































