Makna Mendalam di Balik 10 Hidangan Khas Paskah

paskah
Ilustrasi hidangan paskah (istock)

TIMETODAY.ID — Tanggal 20 April 2025 menjadi momen penting bagi umat Kristen di seluruh dunia. Pada hari itu, mereka akan memperingati Hari Raya Paskah—hari suci yang menandai kebangkitan Yesus Kristus tiga hari setelah disalibkan. Paskah bukan hanya simbol keimanan yang dalam, tetapi juga menjadi saat untuk berkumpul bersama keluarga dan menikmati hidangan khas yang penuh makna simbolis.

Setiap tahunnya, Paskah identik dengan sajian kuliner yang tidak hanya menggugah selera, tetapi juga sarat akan filosofi keagamaan dan budaya. Beberapa makanan bahkan diwariskan dari generasi ke generasi, masing-masing membawa cerita dan arti tersendiri. Mulai dari cokelat berbentuk telur hingga daging domba panggang, semua tersaji untuk merayakan kebangkitan dan harapan baru.

Berikut deretan hidangan Paskah beserta maknanya yang mungkin bisa menjadi inspirasi perayaan Anda tahun ini:

Advertisement

1. Telur Cokelat

Melambangkan kehidupan baru, kelahiran kembali, serta kesuburan dan semangat musim semi.
Tradisi telur Paskah dari cokelat bermula di Jerman pada awal 1800-an, dipopulerkan oleh Cadbury pada tahun 1875. Awalnya, telur dibuat dari cokelat hitam padat dan kemudian dikembangkan dengan berbagai isian seperti almond. Kehadiran Cadbury Dairy Milk pada 1905 pun memopulerkan telur Paskah ke seluruh dunia.

2. Roti Salib (Hot Cross Buns)

Memiliki salib di permukaan yang melambangkan penyaliban Yesus, sementara rempah-rempah di dalam adonan menyimbolkan pembalseman tubuh-Nya.
Diperkirakan berasal dari St. Albans, Inggris, pada abad ke-12, roti ini awalnya dibagikan kepada kaum miskin saat Jumat Agung. Uniknya, pada masa Ratu Elizabeth I, roti ini dilarang dikonsumsi kecuali pada Paskah, Natal, dan pemakaman karena diyakini memiliki kekuatan spiritual.

Baca Juga :  Sambut Bulan Suci Ramadhan, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Tingkatkan Toleransi

3. Kue Simnel

Mewakili kesebelas rasul yang setia kepada Yesus.
Kue ini biasanya dihiasi 11 bola kecil marzipan sebagai simbol para rasul, tanpa Yudas Iskariot. Awalnya, Simnel dikenal sebagai bagian dari tradisi Hari Ibu di Inggris, tepatnya pada Minggu keempat Prapaskah, dan kini disajikan saat Paskah sebagai teman minum teh.

4. Domba Panggang

Menjadi simbol kemurnian dan pengorbanan.
Tradisi ini diwarisi dari perayaan Paskah bangsa Yahudi. Dalam keyakinan Kristen, Yesus dikenal sebagai “Anak Domba Allah” yang mengorbankan diri demi keselamatan manusia. Maka dari itu, domba menjadi sajian yang penuh makna spiritual saat Paskah.

5. Roti Paskah

Melambangkan berakhirnya masa puasa dan harapan akan kedamaian serta keberuntungan.
Beragam jenis roti Paskah muncul dari berbagai negara: di Eropa Timur, roti berbentuk kepang dihiasi telur berwarna; di Jerman dan Belanda dikenal sebagai Osterbrot atau stol; sementara di Italia hadir dalam bentuk panettone menyerupai burung merpati, lambang perdamaian.

6. Roti Kelinci Paskah

Melambangkan kesucian dan kesuburan.
Berasal dari Jerman pada abad ke-17, kelinci dipercaya sebagai sosok yang menentukan apakah anak-anak berperilaku baik atau nakal sebelum memberikan telur. Bentuk roti kelinci pun hadir sebagai penghormatan terhadap simbol kesuburan tersebut.

Baca Juga :  La Sastra 5 Kembali Digelar, Ratusan Pelajar Berlomba Unjuk Gigi

7. Kue Wortel

Menggambarkan musim semi, kelimpahan, dan juga makanan kesukaan kelinci Paskah.
Tradisi ini menguat selama Perang Dunia II, saat pasokan gula terbatas. Kue wortel pun menjadi alternatif sehat dan kini sering dihias dengan marzipan atau telur kecil untuk mempercantik penampilan.

8. Daging Ham

Melambangkan kemeriahan dan perayaan.
Di wilayah Eropa Utara, ham menjadi pilihan utama karena ketersediaannya yang melimpah setelah musim dingin. Sejak abad ke-6, daging ini menjadi sajian khas makan siang di hari Minggu Paskah.

9. Pretzel

Simbol dari doa dan kerendahan hati.
Muncul pertama kali sebagai camilan selama masa Prapaskah, pretzel dibuat tanpa susu atau telur, hanya dengan tepung, garam, dan air. Bentuknya menyerupai tangan yang bersedekap dalam doa, menjadikannya kudapan rohani yang penuh makna.

10. Kue Paskah Dihias

Mewakili kehidupan baru dan semangat musim semi.
Dekorasi berupa anak ayam, kelinci, domba, dan bunga menjadi elemen penting dalam menghias kue Paskah. Selain menyenangkan bagi anak-anak, hiasan ini juga memperkuat suasana bahagia dan penuh harapan.

Dari rasa hingga makna, hidangan Paskah bukan sekadar santapan, melainkan bagian dari warisan budaya dan spiritual yang mempererat ikatan iman serta keluarga. Apakah Anda sudah menyiapkan menu spesial untuk merayakan Paskah tahun ini?

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel