
TIMETODAY.ID, BOGOR – Penampilan eks personel JKT48, Haruka Nakagawa, menjadi penutup yang memukau dalam gelaran Helaran Pajajaran, puncak perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang berlangsung di Jalan Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Sabtu (27/6/2026) malam. Haruka tampil sebagai artis penutup di antara sekitar 1.500 penampil yang terlibat dalam pawai budaya tersebut, dan mengakhiri rangkaian acara dengan membawakan medley dua lagu yang identik dengan dirinya selama menjadi anggota JKT48, yaitu “Heavy Rotation” dan “Fortune Cookie Yang Mencinta” (Koisuru Fortune Cookie).
Helaran Pajajaran resmi dimulai pukul 19.30 WIB, meski antusiasme warga sudah terasa sejak sore hari. Ribuan warga dari berbagai wilayah Kota Bogor memadati sepanjang Jalan Sudirman untuk mendapatkan posisi terbaik menyaksikan pawai budaya yang menjadi agenda utama dalam rangkaian HJB ke-544 ini.
Acara yang mengusung semangat “Bogor Nanjeur” ini menampilkan beragam atraksi seni dan budaya, mulai dari pertunjukan teatrikal yang mengisahkan sejarah Kerajaan Pajajaran”termasuk kisah Prabu Siliwangi mulai dari penobatan hingga pewarisan takhta kerajaan ”hingga tarian tradisional dan partisipasi lebih dari 10 sanggar seni serta sejumlah komunitas dari enam kecamatan di Kota Bogor.
Ketua Panitia HJB ke-544, Iceu Pujiawati, sebelumnya menyebutkan bahwa Helaran Pajajaran tahun ini dirancang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, salah satunya dengan mengundang Haruka sebagai pengisi acara spesial. Kehadirannya pun turut dipromosikan langsung oleh Pemerintah Kota Bogor melalui media sosial resmi, yang mengajak warga untuk menyaksikan penampilan spesial tersebut.
Kedua lagu yang dibawakan Haruka memang punya tempat khusus dalam kariernya bersama JKT48. “Heavy Rotation” merupakan materi utama dari album pertama JKT48 dan juga menjadi lagu kolaborasi pada single kelima JKT48, “Flying Get”. Sementara itu, “Fortune Cookie Yang Mencinta” adalah single ketiga JKT48 yang justru menjadikan Haruka sebagai center atau posisi sentral untuk pertama dan satu-satunya kali sepanjang kariernya di grup tersebut. Kombinasi dua lagu ikonik ini membuat penampilan penutup Haruka semakin bermakna bagi para penggemar yang hadir.
Penampilan Haruka sukses menjadi penutup yang berkesan bagi warga yang hadir. Salah satu warga, Dini (43), warga Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, mengaku sengaja datang dari sore hari demi menyaksikan langsung acara tersebut.
”Saya datang dari sore karena ingin melihat Helaran Pajajaran secara langsung. Acaranya meriah dan menjadi hiburan untuk masyarakat. Semoga setiap tahun bisa terus diadakan karena menjadi kebanggaan warga Kota Bogor,” ujar Dini.
Helaran Pajajaran menjadi penutup rangkaian panjang perayaan HJB ke-544 yang telah berlangsung sejak awal Juni 2026, mulai dari upacara di Plaza Balai Kota Bogor, peluncuran Hymne Kota Bogor, soft launching Museum Pajajaran, hingga berbagai layanan publik bagi warga. Bagi banyak warga Bogor, kegiatan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana melestarikan warisan budaya Sunda serta mempererat kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah daerah.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : B. Supriyadi
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel






































