Polda Metro Jaya Tangkap Onadio Leonardo karena Dugaan Narkoba

Onadio Leonardo
Onadio Leonardo (instagram.com/onadioleonardo_official)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Nama Onadio Leonardo, atau yang akrab disapa Onad, sudah lama melekat di benak para penikmat musik era 2000-an. Dulu, ia dikenal sebagai vokalis band emo legendaris Killing Me Inside sosok dengan suara serak khas dan gaya panggung yang liar, yang menjadi simbol anak muda penuh gejolak kala itu.

Namun perjalanan Onad di dunia hiburan ternyata jauh lebih berwarna dari sekadar musik keras dan panggung konser.

Lahir di Jakarta, 4 Januari 1990, Onad tumbuh dengan darah seni yang kental. Sejak remaja, musik menjadi bahasa ekspresinya. Tahun 2005 menjadi titik awal ketika ia bergabung dengan Killing Me Inside, band yang kelak menjadi ikon generasi emo di Indonesia.

Advertisement

Empat tahun kemudian, Onad resmi menjadi vokalis utama setelah Sansan keluar. Di bawah suaranya, lahir lagu-lagu penuh emosi seperti A Fresh Start for Something New, Killing Me Inside, hingga One Reason anthem yang tak lekang oleh waktu bagi para penggemarnya.

Namun, dunia musik tidak berhenti di situ. Setelah hampir sembilan tahun bersama Killing Me Inside, Onad memutuskan hengkang dan menjajal hal baru. Ia membentuk proyek duo 1990 bersama Widy Vierra, bereksperimen dengan nuansa elektronik dan pop alternatif.

Baca Juga :  Ratusan Siswa SMP Bina Karya Kreatif Bogor Diedukasi Tentang Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba

Beberapa tahun kemudian, tepatnya 2019, Onad mendirikan band baru bernama LYON. Bersama LYON, ia menyalurkan sisi musikalitas yang lebih dewasa lewat lagu-lagu seperti Ego, Asa & Ruang, Fiksi yang Indah, dan Semesta Bersabda.

Meskipun genre-nya berbeda, karakter vokal Onad tetap menjadi roh yang membuat setiap lagu terasa personal.

Tak hanya di musik, Onad juga menemukan rumah baru di dunia akting. Ia pernah muncul di sinetron Jin dan Jun saat masih kecil, tapi karier aktingnya benar-benar mencuat setelah membintangi film Pretty Boys (2019) bersama Vincent dan Desta.

Sejak itu, wajah Onad kerap menghiasi layar lewat berbagai proyek seperti Agen Dunia, I, Will, Survive, Pergi Pagi Pulang Untung Reborn, hingga Julid Oh Julid. Gayanya yang nyeleneh dan spontan membuat setiap karakter yang ia mainkan terasa hidup dan autentik.

Selain musik dan film, Onad juga menyalurkan energi kreatifnya lewat YouTube. Kanal pribadinya menjadi ruang ekspresi di mana ia berbincang santai dengan berbagai tamu — dari selebritas, musisi, hingga figur unik dengan cerita inspiratif.

Baca Juga :  Pria Ngamuk Bawa Parang di Penjaringan, Dipicu Hilangnya Narkoba

Obrolannya ringan tapi tajam, sering kali menyinggung realita hidup tanpa basa-basi. Di sana, publik melihat sisi lain Onad: lebih dewasa, jujur, dan tetap blak-blakan seperti dulu.

Di balik citra “anak band urakan”, Onad ternyata adalah pria keluarga. Sejak menikah dengan Beby Prisillia Gustiansyah pada 2019, ia sering menunjukkan sisi lembut dan penuh kasih terhadap istri serta anaknya.

Namun, di tengah perjalanan panjang dan karier yang penuh warna itu, Onad kembali jadi sorotan publik kali ini bukan karena karya. Ia dikabarkan ditangkap polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkoba.

“Benar (Onad ditangkap),” ujar Kombes Ahmad David, Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, dikutip dari detik.com, Jumat (31/10/2025).

Kasus ini tentu menjadi babak baru dalam hidup Onad, yang selama ini dikenal apa adanya dan penuh kejutan.

Apapun hasilnya nanti, publik kini menunggu apakah sang mantan vokalis band emo legendaris itu bisa kembali bangkit, seperti banyak kali sebelumnya, dari setiap babak sulit dalam hidupnya.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel