
TIMETODAY.ID, BOGOR – Kementerian Sosial (Kemensos) sebanyak 200 gedung permanen Sekolah Rakyat dapat beroperasi pada tahun 2027. Program itu dirancang sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan, hingga kini pembangunan fisik telah berjalan di 93 titik yang tersebar di berbagai daerah. Namun, sejumlah titik masih dalam tahap penyelesaian administrasi.
“Per hari ini sudah dibangun di 93 titik, tujuh lagi masih dalam proses lelang, dan empat dalam persiapan,” ujar Gus Ipul sapaan akrabnya, usai menghadiri Open House Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 10 di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).
Ia berharap seluruh proyek yang tengah berjalan dapat diselesaikan sebelum akhir tahun ini sehingga jumlah gedung permanen Sekolah Rakyat mencapai 104 titik. Setelah itu, pembangunan tahap berikutnya akan segera dimulai guna memenuhi target 200 titik pada 2027.
“Diharapkan di tahun ini bisa selesai, mudah-mudahan ada 104 titik, dan di akhir tahun nanti akan dimulai pembangunan yang diharapkan selesai pada tahun 2027,” katanya.
Untuk mempercepat realisasi infrastruktur, Kemensos menjalin kolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, mencakup penyediaan sumber daya manusia maupun pembiayaan bersama. Setiap gedung yang dibangun dirancang mampu menampung lebih dari 1.000 siswa.
“Baik itu sumber daya manusia, anggaran bersama Kementerian PU untuk bisa menghadirkan gedung permanen Sekolah Rakyat yang akan menampung lebih dari 1.000 siswa,” tuntasnya.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



































