TIMETODAY.ID, JAKARTA — Kamar mandi menjadi salah satu area di rumah yang paling rentan terhadap penumpukan kotoran dan bakteri. Salah satu tanda yang paling mudah dikenali adalah munculnya noda berwarna kuning pada sela-sela nat lantai.
Pada kondisi normal, lantai kamar mandi akan menampilkan warna asli keramik atau material penutup lantai. Namun, kurangnya perawatan dan pembersihan rutin dapat memicu munculnya noda yang mengubah tampilan lantai menjadi kusam sekaligus licin.
Noda kekuningan tersebut umumnya berasal dari penumpukan sisa sabun, sel kulit mati, serta pertumbuhan jamur dan bakteri yang menempel pada permukaan lantai. Kondisi ini dapat semakin cepat terjadi apabila kualitas air yang digunakan di rumah mengandung banyak mineral atau kotoran.
Cuka Jadi Solusi Pertama
Salah satu bahan rumah tangga yang dapat dimanfaatkan untuk membersihkan noda kuning adalah cuka. Bahan ini dikenal efektif membantu meluruhkan kerak dan kotoran yang menempel pada lantai.
Caranya, campurkan satu sendok makan cuka dengan dua sendok makan soda kue hingga membentuk adonan. Setelah itu, oleskan atau tuangkan pada area yang bernoda, lalu sikat hingga bersih.
Soda Kue untuk Noda yang Masih Membandel
Jika penggunaan cuka belum memberikan hasil maksimal, soda kue dapat digunakan sebagai alternatif. Bahan ini memiliki sifat abrasif ringan yang membantu mengangkat noda tanpa merusak permukaan lantai.
Cukup campurkan dua sendok makan soda kue ke dalam air, kemudian siramkan ke area yang kotor. Gosok menggunakan sikat lantai dengan gerakan memutar agar noda lebih mudah terangkat.
Hidrogen Peroksida untuk Kerak Membandel
Untuk noda yang sudah lama menempel dan sulit dibersihkan, hidrogen peroksida dapat menjadi pilihan. Namun, penggunaannya perlu dilakukan dengan hati-hati dan disarankan memakai sarung tangan pelindung.
Campurkan dua sendok makan soda kue dengan satu sendok makan hidrogen peroksida. Oleskan pada bagian lantai yang bernoda, diamkan selama sekitar 30 menit, lalu sikat dan bilas hingga bersih.
Hindari Bahan Pembersih yang Terlalu Keras
Meski ingin hasil cepat, penggunaan bahan pembersih tertentu sebaiknya dihindari. Pemutih, amonia, serta cairan pembersih dengan kandungan asam tinggi dinilai terlalu keras untuk nat lantai kamar mandi.
Penggunaan bahan tersebut secara berulang berisiko merusak lapisan nat dan menurunkan kualitas lantai, terutama pada keramik atau material yang memiliki daya tahan rendah.
Dengan pembersihan rutin dan penggunaan bahan yang tepat, noda kuning pada lantai kamar mandi dapat dicegah sehingga ruangan tetap bersih, aman, dan nyaman digunakan setiap hari.
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































