Kerap Dihindari Saat Diet, Kacang Tanah Justru Punya Banyak Manfaat

Kacang tanah
Ilustrasi kacang tanah . Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTAKacang tanah kerap mendapat stigma kurang baik, terutama bagi mereka yang sedang menjalani program diet. Kandungan kalorinya yang dianggap tinggi membuat banyak orang ragu mengonsumsinya. Belum lagi anggapan bahwa kacang tanah bisa memicu jerawat.

Padahal, di balik citra tersebut, kacang tanah justru menyimpan banyak manfaat kesehatan dan bisa menjadi pilihan camilan sehat untuk mendukung program penurunan berat badan.

Meski namanya mengandung kata “kacang”, kacang tanah sebenarnya termasuk kelompok polong-polongan, bukan tree nuts seperti almond, kenari, atau kacang mete. Meski begitu, kandungan gizinya hampir setara dan kaya nutrisi penting bagi tubuh.

Advertisement

Dalam setiap 100 gram kacang tanah rebus tanpa kulit, terkandung sekitar 155 kalori, lengkap dengan nutrisi seperti protein, serat, lemak baik, kalsium, zat besi, kalium, fosfor, zinc, magnesium, folat, vitamin B, vitamin E, hingga antioksidan.

Kombinasi nutrisi tersebut menjadikan kacang tanah sebagai camilan yang cocok dikonsumsi saat diet.

Baca Juga :  Diet Hormon Jadi Tren, Benarkah Bisa Mengatasi Jerawat dan Mood Swing?

Kandungan protein dan seratnya diketahui mampu memberikan rasa kenyang lebih lama. Efek ini membantu mengontrol nafsu makan sehingga risiko makan berlebihan bisa ditekan.

Selain itu, lemak tak jenuh yang terkandung di dalamnya juga membantu menjaga kadar kolesterol tetap sehat dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Tak hanya membantu menurunkan berat badan, konsumsi kacang tanah dalam jumlah wajar juga dapat membantu menjaga berat badan tetap stabil serta menurunkan risiko diabetes.

Meski demikian, kacang tanah bukan “jalan pintas” untuk menurunkan berat badan.

Pola makan seimbang, olahraga teratur, membatasi asupan kalori, serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh tetap menjadi kunci utama keberhasilan diet.

Untuk mendapatkan manfaat optimal, kacang tanah sebaiknya diolah dengan cara direbus.

Metode ini dinilai lebih sehat dibanding digoreng atau dipanggang karena kandungan lemak tambahan lebih rendah.

Cara membuatnya cukup sederhana. Kacang dicuci bersih lalu direbus selama kurang lebih 45 menit. Sedikit garam dapat ditambahkan untuk memberi rasa gurih.

Baca Juga :  Serat Tinggi Jadi Andalan, Chia Seed Dinilai Efektif Bantu Program Diet

Setelah matang, kacang bisa langsung dinikmati atau disimpan di kulkas agar tahan hingga dua hari.

Bagi yang lebih menyukai produk olahan seperti selai kacang, disarankan memilih varian tanpa tambahan gula atau rendah gula agar manfaatnya tetap maksimal.

Meski aman dikonsumsi kebanyakan orang, kacang tanah tetap perlu dihindari bagi mereka yang memiliki riwayat alergi kacang.

Selain itu, untuk anak balita, kacang tanah utuh sebaiknya tidak diberikan secara langsung karena berisiko menyebabkan tersedak. Jika ingin diberikan, sebaiknya dihaluskan terlebih dahulu.

Dengan kandungan nutrisi yang melimpah dan manfaatnya bagi pengendalian berat badan, kacang tanah bisa menjadi pilihan camilan sehat untuk melengkapi pola makan harian.

Jadi, tak perlu lagi ragu memasukkan kacang tanah ke dalam menu diet Anda. Yang terpenting, konsumsi tetap dalam porsi wajar dan diolah dengan cara yang sehat.***

Editor : Syafira

Sumber : alodokter.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel