TIMETODAY.ID, JAKARTA — Getaran gempa bumi berkekuatan magnitudo 6 menggoyang wilayah Hokkaido, Jepang, pada Senin (27/6/2026) dini hari pukul 03.23 WIB. Meski terjadi cukup kuat di kawasan utara Jepang, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memastikan peristiwa tersebut tidak membawa ancaman tsunami bagi wilayah Indonesia.
Pelaksana Tugas Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menegaskan hasil analisis awal menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi memicu gelombang tsunami yang berdampak ke perairan Indonesia.
“Hasil analisis kami menunjukkan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia,” ujar Rahmat dalam keterangan tertulis.
Berdasarkan data BMKG, titik gempa berada di koordinat 42,70 derajat Lintang Utara dan 142,82 derajat Bujur Timur dengan kedalaman mencapai 95 kilometer. Kedalaman ini menempatkan gempa dalam kategori menengah.
Lebih lanjut, Rahmat menjelaskan gempa terjadi akibat aktivitas subduksi antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Okhotsk—dua lempeng besar yang memang aktif di kawasan tersebut. Karakter pergerakannya disebut memiliki mekanisme geser turun atau oblique normal.
“Berdasarkan lokasi dan kedalamannya, gempa ini termasuk jenis gempa menengah dengan mekanisme geser turun,” jelasnya.
Sejauh ini, belum ada laporan kerusakan maupun dampak signifikan yang ditimbulkan dari gempa tersebut. BMKG juga mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Indonesia, untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
“BMKG terus memantau perkembangan dan akan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat, media, serta pihak terkait,” kata Rahmat.***
Editor : Syafira
Sumber : iNews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































