BBM Tak Naik April 2026, Berikut Rincian Harga Pertamina dari Sumatra hingga Papua

bbm
ilustrasi pom pertamina. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Harga bahan bakar minyak (BBM) yang dijual Pertamina di seluruh SPBU Indonesia pada Rabu, 15 April 2026, dipastikan tidak mengalami perubahan. Keputusan ini diambil seiring arahan pemerintah untuk menahan penyesuaian harga, meski sebelumnya sempat muncul isu kenaikan di tengah masyarakat.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV, menegaskan bahwa pihaknya tetap mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Pertamina Patra Niaga senantiasa menjalankan kebijakan pemerintah, termasuk dalam penetapan harga BBM,” ujarnya.

Advertisement

Di wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 5 persen seperti DKI Jakarta dan sekitarnya, harga BBM nonsubsidi masih bertahan. Pertamax dijual Rp12.300 per liter, Pertamax Turbo Rp13.100, dan Pertamax Green 95 di Rp12.900 per liter. Sementara Dexlite berada di Rp14.200 dan Pertamina Dex Rp14.500 per liter. Untuk BBM subsidi, Pertalite tetap Rp10.000 dan Solar Rp6.800 per liter.

Di balik angka-angka tersebut, terdapat variasi harga di berbagai daerah yang mencerminkan kondisi distribusi dan kebijakan regional. Berikut rincian harga BBM Pertamina yang dikelompokkan berdasarkan wilayah:

Baca Juga :  RSUD Leuwiliang Gelar Edukasi Penapisan Kesehatan Mata Anak

Sumatra

Aceh & Sumatra Utara

  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamax: Rp12.600
  • Pertamax Turbo: Rp13.350
  • Dexlite: Rp14.500
  • Pertamina Dex: Rp14.800
  • Solar: Rp6.800

Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau

  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamax: Rp12.900
  • Pertamax Turbo: Rp13.650
  • Dexlite: Rp14.800
  • Pertamina Dex: Rp15.100
  • Solar: Rp6.800

Bengkulu, Sumatra Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Lampung

  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamax: Rp12.600
  • Pertamax Turbo: Rp13.350
  • Dexlite: Rp14.500
  • Pertamina Dex: Rp14.800
  • Solar: Rp6.800

Kawasan FTZ (Free Trade Zone)

Sabang

  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamax: Rp11.550
  • Dexlite: Rp13.250
  • Solar: Rp6.800

Batam

  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamax: Rp11.750
  • Pertamax Turbo: Rp12.400
  • Dexlite: Rp13.450
  • Pertamina Dex: Rp13.800
  • Solar: Rp6.800

Jawa & Bali

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur

  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamax: Rp12.300
  • Pertamax Turbo: Rp13.100
  • Pertamax Green 95: Rp12.900
  • Dexlite: Rp14.200
  • Pertamina Dex: Rp14.500
  • Solar: Rp6.800

Bali & Nusa Tenggara Barat

  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamax: Rp12.300
  • Pertamax Turbo: Rp13.100
  • Dexlite: Rp14.200
  • Pertamina Dex: Rp14.500
  • Solar: Rp6.800

Kalimantan & Nusa Tenggara Timur

Baca Juga :  Bappenda Kabupaten Bogor Pastikan Opsen Pajak Tidak Tambah Beban Masyarakat

NTT, Kalbar, Kalteng, Kaltim

  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamax: Rp12.600
  • Pertamax Turbo: Rp13.300
  • Dexlite: Rp14.500
  • Pertamina Dex: Rp14.800
  • Solar: Rp6.800

Kalsel & Kalimantan Utara

  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamax: Rp12.900
  • Pertamax Turbo: Rp13.650
  • Dexlite: Rp14.800
  • Pertamina Dex: Rp15.100
  • Solar: Rp6.800

Sulawesi & Maluku

Sulawesi (Utara, Tengah, Selatan, Tenggara, Barat, Gorontalo)

  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamax: Rp12.600
  • Pertamax Turbo: Rp13.350
  • Dexlite: Rp14.500
  • Pertamina Dex: Rp14.800
  • Solar: Rp6.800

Maluku & Maluku Utara

  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamax: Rp12.600
  • Dexlite: Rp14.500
  • Solar: Rp6.800

Papua

Papua

  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamax: Rp12.600
  • Pertamax Turbo: Rp13.350
  • Dexlite: Rp14.500
  • Solar: Rp6.800

Papua Barat & Papua Barat Daya

  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamax: Rp12.600
  • Dexlite: Rp14.500
  • Pertamina Dex: Rp14.800
  • Solar: Rp6.800

Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan

  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamax: Rp12.600
  • Dexlite: Rp14.500
  • Solar: Rp6.800

Stabilnya harga BBM pada April ini memberi sedikit ruang napas bagi masyarakat di tengah dinamika harga energi global.

Namun, perbedaan harga antarwilayah tetap menjadi gambaran tantangan distribusi energi di negara kepulauan seperti Indonesia.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel