TIMETODAY.ID, LONDON – Dunia musik rock kehilangan salah satu pilarnya. Phil Campbell, gitaris yang mengawal kejayaan band heavy metal Motorhead selama 31 tahun, meninggal dunia pada Sabtu (14/3/2026) waktu setempat dalam usia 64 tahun. Ia wafat setelah berjuang panjang di unit perawatan intensif pascaoperasi besar yang kompleks.
Kepergian Campbell menjadi duka ganda bagi komunitas metal dunia, setelah sebelumnya kehilangan vokalis sekaligus basis Motörhead, Lemmy Kilmister, pada 2015 yang sekaligus menandai bubarnya band ikonik itu.
Kabar wafatnya Campbell diumumkan oleh ketiga putranya, Todd, Dane, dan Tyla melalui akun resmi Phil Campbell and the Bastard Sons, grup yang mereka dirikan bersama sang ayah pascabubarnya Motörhead.
“Dengan kesedihan yang mendalam, kami mengumumkan meninggalnya ayah tercinta kami, Philip Anthony Campbell,” tulis keluarga dalam pernyataan resmi, dikutip Asia One, Minggu (15/3/2026).
Campbell lahir di Pontypridd, Wales, pada 1961, dan mulai memetik gitar sejak usia 10 tahun. Sebelum bergabung dengan Motörhead, ia menghabiskan lima tahun bersama band heavy metal Persian Risk pada akhir era 1970-an.
Pada 1984, Lemmy Kilmister merekrutnya untuk menggantikan gitaris Brian Robertson. Sejak saat itu, Campbell menjadi konstanta di balik suara bising Motörhead, merekam 16 album studio dan menciptakan riff-riff yang mengukir namanya dalam sejarah metal, termasuk pada lagu Deaf Forever dan Born to Raise Hell.
Setelah Motörhead resmi bubar, Campbell tidak berhenti berkarya. Ia merilis album solo pertama, Old Lions Still Roar, pada 2019, serta tiga album bersama Phil Campbell and the Bastard Sons bersama putra-putranya.
Keluarga menyebut Campbell bukan hanya musisi besar, tetapi juga suami yang setia, ayah yang luar biasa, dan kakek yang penuh kasih.
“Warisan, musik, dan kenangan yang ia ciptakan bersama banyak orang akan hidup selamanya,” tutup mereka.








































