
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Niat zakat fitrah untuk anak laki-laki biasanya dibacakan oleh orang tua ketika menunaikan zakat atas nama anaknya. Hal ini menjadi bagian dari tanggung jawab seorang ayah sebagai pemimpin keluarga.
Selama anak laki-laki belum baligh atau belum memiliki kemampuan finansial, kewajiban membayar zakat fitrah masih berada di bawah tanggung jawab ayah atau wali. Berikut bacaan niat zakat fitrah untuk anak laki-laki beserta penjelasannya.
1. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-Laki
Berikut bacaan niat zakat fitrah yang dapat dibaca oleh orang tua ketika membayarkan zakat untuk anak laki-lakinya.
Arab:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِيْ … فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an waladii … fardhan lillaahi ta‘aalaa.
Artinya:
“Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-laki saya … (sebutkan nama anak), fardu karena Allah Ta’ala.”
2. Hikmah Membayar Zakat Fitrah
Menunaikan zakat fitrah tidak hanya menggugurkan kewajiban sebagai seorang muslim, tetapi juga memiliki berbagai hikmah dalam kehidupan.
Menghapus dosa
Manusia tidak pernah luput dari kesalahan. Dengan membayar zakat fitrah, seorang muslim berharap dapat menyucikan diri dari dosa serta menyempurnakan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Memperoleh rida Allah SWT
Ridha Allah menjadi keberkahan yang sangat besar dalam hidup. Dengan menunaikan zakat, seorang muslim berusaha mendekatkan diri kepada-Nya.
Mendapat petunjuk dalam hidup
Melalui ibadah zakat, seorang muslim berharap mendapatkan bimbingan dari Allah SWT ketika menghadapi berbagai pilihan hidup.
Terhindar dari golongan yang merugi
Orang yang menjauhi perintah Allah berpotensi termasuk golongan yang merugi. Dengan menunaikan zakat, seorang muslim berupaya menjaga dirinya dari hal tersebut.
Membantu sesama muslim
Zakat juga menjadi bentuk kepedulian sosial. Harta yang dikeluarkan dapat membantu saudara yang membutuhkan sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.
3. Keutamaan Niat dalam Zakat Fitrah
Niat merupakan hal penting dalam setiap ibadah, termasuk zakat fitrah. Dalam Islam, setiap amalan harus diawali dengan niat yang jelas.
Membedakan zakat dengan sedekah biasa
Dengan niat, seseorang menegaskan bahwa harta yang dikeluarkan adalah zakat fitrah yang bersifat wajib, bukan sekadar sedekah.
Menghadirkan keikhlasan dalam beribadah
Niat yang tulus membuat seseorang menunaikan zakat dengan kesadaran penuh untuk beribadah kepada Allah SWT.
Sebagai sarana penyucian diri
Zakat fitrah yang dilakukan dengan niat yang benar dapat menjadi bentuk penyucian diri setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan.
Demikian bacaan niat zakat fitrah untuk anak laki-laki yang dapat dibaca oleh orang tua ketika menunaikan kewajiban zakat atas nama anaknya. Semoga ibadah zakat fitrah yang dilakukan membawa keberkahan dan pahala dari Allah SWT. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : idntimes.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel






































