Iran Mengaku Serang Kapal Induk AS, Drone Juga Diluncurkan ke Pangkalan di Kuwait

Iran
Ilustrasi -- Kapal induk AS, USS Abraham Lincoln Foto: REUTERS/Mike Blake/File Photo

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa drone yang diluncurkan oleh Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) disebut telah menghantam kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln. Namun hingga kini, laporan tersebut belum disertai rincian lebih lanjut mengenai waktu, lokasi, maupun dampak serangan tersebut.

Klaim itu disiarkan pada Jumat (6/3/2026). Meski demikian, televisi pemerintah Iran tidak memberikan penjelasan tambahan terkait dugaan serangan tersebut.

Sebelumnya, Garda Revolusi juga sempat mengklaim telah menargetkan kapal induk milik Amerika Serikat itu. Namun pihak Pentagon menyatakan bahwa rudal yang diluncurkan Iran tidak pernah mendekati sasaran.

Advertisement
Baca Juga :  AS Diperingatkan Inggris, Pangkalan Militer Tak Bisa Digunakan Tanpa Izin

Serangan Drone Iran ke Pangkalan AS di Kuwait

Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan, militer Iran juga dilaporkan kembali melancarkan serangan drone ke Kuwait. Target yang disebut dalam laporan adalah pasukan Amerika Serikat yang berada di pangkalan militer Camp Arifjan.

Kabar mengenai peluncuran drone tersebut pertama kali disampaikan oleh kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim News Agency.

Baca Juga :  Jelang Perundingan Nuklir, Kapal Induk AS Berada 700 Km dari Iran

Iran juga mengklaim serangan diarahkan ke Camp Buehring, fasilitas militer Amerika Serikat yang sebelumnya dikenal sebagai Kamp Udairi dan berlokasi di wilayah barat laut Kuwait.

“Unit-unit drone angkatan laut angkatan bersenjata menargetkan lokasi Kamp Udairi pasukan AS di Kuwait menggunakan drone tempur,” kata militer Iran dalam pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Amerika Serikat terkait klaim serangan drone tersebut maupun dampak yang ditimbulkannya.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel