
TIMETODAY.ID, JAKARTA — Mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, muncul dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial pada Rabu (4/3/2026), mematahkan kabar yang sebelumnya menyebut dirinya tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada akhir pekan lalu.
Isu kematian Ahmadinejad pertama kali dilaporkan sejumlah media Israel, yang menyebut ia menjadi korban dalam serangan di Teheran pada Minggu (1/3/2026). Hingga kini, otoritas Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi untuk menanggapi laporan tersebut.
Di tengah simpang siur kabar itu, sejumlah akun Telegram yang berbasis di Iran menyebarkan video yang memperlihatkan Ahmadinejad masih hidup. Dalam rekaman tersebut, ia tampak menghadiri pemakaman para korban yang disebut sebagai korban serangan brutal AS-Israel.
Video tersebut tidak mencantumkan informasi waktu maupun lokasi pengambilan gambar. Namun, Ahmadinejad terlihat dalam kondisi sehat tanpa tanda-tanda luka.
Sebelumnya, seorang ajudan dekat Ahmadinejad mengatakan kepada kantor berita Anadolu bahwa mantan presiden itu selamat dari serangan pada Minggu (1/3/2026). Ia bahkan mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Ahmadinejad setelah kabar kematiannya beredar.
“Saya berkomunikasi dengannya. Semuanya baik-baik saja,” kata sang ajudan yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan karena alasan keamanan.
Menurutnya, serangan AS-Israel tersebut menargetkan sebuah bangunan di Teheran yang menjadi lokasi tugas pasukan pengawal Ahmadinejad. Tiga anggota pengawal kepresidenan dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dilaporkan tewas dalam insiden itu.
“Kediamannya tetap tidak terpengaruh dan tidak menjadi sasaran, berjarak 100 meter dari bangunan itu,” ujar sang ajudan.***
Editor : Syafira
Sumber : iNews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































