TIMETODAY.ID, JAKARTA – Status keikutsertaan Iran national football team di 2026 FIFA World Cup mendadak menjadi sorotan di tengah memanasnya konflik geopolitik. Turnamen yang akan digelar di United States itu tinggal sekitar 100 hari lagi, namun situasi di dalam negeri Iran memunculkan spekulasi soal kemungkinan mundurnya Team Melli.
Sejumlah laporan menyebut Iran bisa saja menarik diri dari turnamen tersebut. Jika itu benar terjadi, pertanyaan besar pun muncul: siapa yang akan menggantikan mereka?
Menurut laporan AP, dua nama dari Asia disebut-sebut berpeluang menjadi pengganti, yakni Iraq national football team dan United Arab Emirates national football team.
Irak saat ini berada di jalur playoff dan dijadwalkan menghadapi pemenang duel Bolivia vs Suriname. Andai Iran resmi mundur, Irak disebut berpotensi langsung masuk ke Grup D untuk bersaing dengan Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Sementara itu, Uni Emirat Arab akan naik menggantikan posisi Irak di babak playoff dan berpeluang memperebutkan tiket ke putaran final.
Dalam regulasi FIFA, negara yang mundur dari Piala Dunia memang bisa digantikan tim lain. Meski tak wajib berasal dari konfederasi yang sama, biasanya pengganti diambil dari zona yang sama demi menjaga keseimbangan slot yang telah ditentukan.
FIFA sendiri belum mengambil keputusan apa pun. Sekjen Mattias Grafstrom menegaskan pihaknya masih memantau perkembangan situasi dan berharap tidak ada perubahan peserta menjelang kick-off.
Namun jika benar-benar mundur, Iran berpotensi menghadapi sanksi berat mulai dari denda besar hingga kemungkinan larangan tampil di kualifikasi edisi berikutnya.
Untuk saat ini, semua masih menunggu kejelasan. Di tengah ketidakpastian, harapan terbesar dunia sepakbola tetap sama: agar kompetisi bisa berjalan tanpa bayang-bayang konflik di luar lapangan.
(MG7)





































