Viral Run Race Ramadan, Pemkab Bogor Siapkan Venue Resmi di Pakansari

run race
Sejumlah pemuda mengikuti run race atau lomba lari di ruas jalan umum pada malam hari di wilayah Kabupaten Bogor saat bulan Ramadan. Kegiatan yang viral di media sosial ini diikuti puluhan peserta dan penonton di pinggir jalan. Merespons fenomena tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor mengalihkan pelaksanaan run race ke Stadion Gelora Pakansari demi keamanan dan ketertiban lalu lintas. Foto : tangkapan layar video.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Fenomena lomba lari atau run race yang viral di media sosial selama bulan Ramadan mendapat respons serius dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Pemkab menyiapkan Stadion Gelora Pakansari sebagai venue resmi demi menjamin keamanan dan ketertiban kegiatan tersebut.

Sebelumnya, video-video yang memperlihatkan anak-anak muda menggelar lomba lari pada malam hari dan menjelang sahur menyebar luas di media sosial. Kegiatan yang berlangsung di sejumlah ruas jalan umum, mulai dari Cibinong, Cileungsi, hingga Jonggol, itu memantik kekhawatiran soal keselamatan lalu lintas.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, pihaknya bergerak cepat dengan mengoordinasikan penanganan bersama Kepolisian Resor Bogor dan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor.

Advertisement
Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jabodetabek Senin 27 Mei 2024, Siang hingga Malam Bogor Diprediksi Hujan Ringan

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolres Bogor, kedua dengan KORMI Kabupaten Bogor. KORMI sedang mempersiapkan agenda kegiatan yang sama dengan tahun sebelumnya, mungkin kegiatannya sedikit berbeda,” ujar Rudy kepada wartawan, Rabu (25/2/2026).

Atas saran kepolisian, pelaksanaan run race yang semula menggunakan jalan umum kini dialihkan ke Stadion Gelora Pakansari guna menghindari gangguan lalu lintas dan meminimalkan risiko kecelakaan.

“Saran dan masukan dari Kapolres adalah menggunakan Stadion Pakansari, kan sebelumnya ini menggunakan jalan,” terang Rudy.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Kejutan, Kepergian Xabi Alonso dari Real Madrid Disebut Sudah Lama Terasa

Rudy menegaskan, langkah ini bukan sekadar penertiban, melainkan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap aktivitas positif generasi muda di bulan Ramadan.

“Intinya kami sudah memfasilitasi masyarakat, anak-anak muda yang mengisi waktunya setelah salat tarawih, supaya tujuan kumpulnya menjadi suatu hal yang positif,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat mulai berjalan pekan depan. KORMI Kabupaten Bogor kini tengah mematangkan persiapan teknis, termasuk menentukan jadwal penyelenggaraan dalam sepekan. Kegiatan kemungkinan tidak digelar setiap malam agar tidak mengganggu jam belajar para pelajar.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel