
TIMETODAY.ID, JAKARTA — Tragedi di SMP Tumbler Ridge, Provinsi British Columbia, membuat suasana nasional Kanada berduka. Sembilan orang tewas dan 27 lainnya luka-luka akibat penembakan brutal yang dilakukan seorang pria di sekolah dan rumah-rumah sekitar pada Selasa (11/2/2026). Pelaku kemudian mengakhiri hidupnya sendiri.
Peristiwa tragis itu memaksa Perdana Menteri Kanada Mark Carney membatalkan rencana kunjungannya ke luar negeri. Ia seharusnya menghadiri Konferensi Keamanan Munich, Jerman, sejak Rabu, serta melakukan lawatan ke beberapa negara hingga Minggu.
“Menyusul berita tragis dari Tumbler Ridge, British Columbia, perdana menteri akan menangguhkan rencana perjalanan ke luar negeri untuk sementara waktu,” bunyi pernyataan kantor Perdana Menteri Kanada, dikutip AFP, Rabu (11/2/2026).
Carney sendiri menyampaikan rasa duka dan belasungkawa mendalam kepada keluarga serta rekan-rekan korban. Ia menyoroti keberanian petugas tanggap darurat yang mempertaruhkan nyawa untuk melindungi orang lain di tengah kekacauan.
“Saya bergabung dengan warga Kanada dalam duka bersama mereka yang hidupnya telah berubah hari ini, dan dalam rasa syukur atas keberanian dan pengorbanan para petugas tanggap darurat yang mempertaruhkan nyawa untuk melindungi sesama,” kata Carney.
Konferensi Keamanan Munich, yang menjadi forum bagi ratusan pejabat tinggi dunia, digelar di tengah ketidakpastian global, termasuk masa jabatan kedua Presiden AS Donald Trump. Pembatalan kehadiran Carney menegaskan bagaimana peristiwa domestik yang tragis bisa memengaruhi agenda diplomatik internasional.
Tragedi Tumbler Ridge kembali menyoroti ancaman kekerasan di sekolah dan kebutuhan akan kesiapsiagaan serta perlindungan yang lebih ketat, sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan publik tetap menjadi prioritas, bahkan bagi seorang kepala pemerintahan yang seharusnya sedang melakukan diplomasi internasional.***
Editor : Syafira
Sumber : iNews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



































