
TIMETODAY.ID, BOGOR – Pedagang nasi Padang yang menyajikan menu rendang di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengaku tidak terdampak aksi mogok massal pedagang daging sapi akibat mahalnya harga daging di pasaran.
Salah satunya Amran (46) bukan nama sebenarnya, pedagang nasi Padang di Jalan Raya Tegar Beriman, Gang Noble, Cibinong. Ia mengatakan, hingga kini masih dapat menyajikan rendang kepada pelanggan seperti biasa.
Menurutnya, stok daging sapi untuk kebutuhan usahanya telah disiapkan jauh hari sebelum terjadinya mogok pedagang daging sapi. Selain itu, ia juga memiliki pemasok tetap yang selama ini menjaga ketersediaan bahan baku.
“Alhamdulillah masih aman. Biasanya kami memang belanja daging untuk beberapa hari ke depan, jadi tidak terlalu terpengaruh,” kata Amran, Kamis (22/1/2026).
Ia mengakui harga daging sapi memang mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Namun, kenaikan tersebut belum berdampak signifikan terhadap operasional warungnya.
Amran menambahkan, pihaknya memilih untuk tidak menaikkan harga jual menu rendang agar tetap terjangkau bagi pelanggan. Menurut dia, menjaga kepercayaan konsumen lebih penting di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Aksi mogok pedagang daging sapi di sejumlah pasar diketahui dipicu oleh tingginya harga daging di tingkat distributor. Kondisi itu menyebabkan pasokan daging sapi di beberapa pasar tradisional berkurang dan memicu keluhan dari konsumen serta pelaku usaha kuliner.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : B. Supriyadi
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































