
TIMETODAY.ID, JAKARTA — Banjir bandang susulan yang terjadi di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada Rabu (31/12/2025) masih menyisakan ancaman tanah longsor. Merespons kondisi tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menambah dukungan alat berat untuk menjaga akses jalan dan konektivitas di wilayah terdampak bencana.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, kementeriannya bergerak cepat dengan mengerahkan seluruh sumber daya guna mendukung penanganan bencana di Agam. Upaya tersebut difokuskan pada sektor jalan dan jembatan, pengelolaan sumber daya air, serta pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi bagi warga terdampak.
“Kami bergerak cepat untuk memastikan konektivitas tetap terjaga dan kebutuhan dasar masyarakat di lokasi pengungsian terpenuhi,” ucap Dody dalam keterangannya, Sabtu (3/1/2026).
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Naryo Widodo, mengatakan potensi longsor susulan masih cukup tinggi, terutama di kawasan Kelok 28 yang masih dipenuhi material longsoran. Oleh karena itu, koordinasi intensif terus dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Agam dan aparat di lapangan.
Selain koordinasi, Kementerian PU juga memperkuat dukungan peralatan di lokasi bencana.
“Saat ini, dukungan alat berat yang dikerahkan di lokasi meliputi 2 unit alat dari Polri, 1 unit dari BWS, serta 1 unit wheel loader dari PU Kabupaten, dan rencana BWS akan menambah 2 alat berat direncanakan 1 unit akan datang pada tanggal 3 Januari 2026, satunya lagi 6 Januari 2026,” ucap Naryo.
Sementara itu, warga terdampak di Kecamatan Tanjung Raya telah dipindahkan ke hunian sementara (huntara) yang berada di Palembayan, Kabupaten Agam. Untuk mendukung kebutuhan dasar pengungsi, Kementerian PU juga memobilisasi 1 unit Mobile Treatment Unit (MTA) serta 5 unit hidran umum guna penyediaan air bersih.
Hingga 30 Desember 2025, total alat berat yang disiagakan mencapai 341 unit, terdiri atas 114 unit milik Kementerian PU dan 227 unit dari mitra BUMN. Selain itu, sebanyak tujuh unit jembatan bailey telah dimobilisasi, dengan enam unit telah terpasang dan satu unit masih dalam proses pemasangan.
Pada sektor air bersih dan sanitasi, Kementerian PU menyiapkan 1 unit IPA Mobile, 18 unit mobil tangki air, 8 unit biority, 105 unit hidran umum, serta 14 unit toilet portabel. Dukungan logistik kebencanaan juga diperkuat melalui penyediaan 2.050 unit material, yang terdiri dari 1.240 unit geobag dan 810 unit bronjong kawat.
Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk terus bekerja bersama pemerintah daerah dan instansi terkait guna mempercepat pemulihan infrastruktur serta memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam dan wilayah Sumatra Barat secara keseluruhan.
Editor : Syafira
Sumber : iNews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































