Trump Sisipkan Kritik Keras ke Demokrat Saat Ucapkan Selamat Natal

Trump
Donald Trump saat natal. Foto: REUTERS/Jessica Koscielniak.

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyelipkan serangan politik terhadap oposisi Partai Demokrat dalam ucapan Selamat Natal yang ia sampaikan pada malam Natal. Lewat platform media sosial miliknya, Truth Social, Trump menyebut kelompok oposisi sebagai “sampah kiri radikal”.

“Selamat Natal untuk semua, termasuk Sampah Kiri Radikal yang melakukan segala upaya untuk menghancurkan Negara kita, tetapi gagal total,” tulis Trump, seperti dikutip AFP, Kamis (25/12/2025).

Dalam pernyataannya, Trump juga menegaskan sejumlah klaim keberhasilan pemerintahannya. Ia menyebut kebijakan perbatasan lebih ketat, penegakan hukum yang kuat, serta capaian ekonomi sebagai bukti kegagalan kritik oposisi.

Advertisement

“Kita tidak lagi memiliki perbatasan terbuka, pria dalam olahraga wanita, transgender untuk semua orang, atau penegakan hukum yang lemah. Yang kita miliki adalah pasar saham dan dana pensiun 401K yang mencetak rekor, angka kejahatan terendah dalam beberapa dekade, tidak ada inflasi, dan kemarin, PDB (Produk Domestik Bruto) 4,3%, dua poin lebih baik dari yang diperkirakan,” lanjut Trump.

Baca Juga :  Ratusan Sopir Angkot Bogor Gelar Aksi Tolak Pembatasan Usia Kendaraan

Serangan Trump terhadap Demokrat muncul di tengah kritik oposisi terhadap pemerintahannya, terutama terkait tingginya biaya hidup. Kritik itu mencuat sehari setelah Departemen Perdagangan AS merilis data pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga sebesar 4,3 persen, yang menjadi capaian tertinggi dalam dua tahun terakhir.

Meski demikian, laporan yang sama juga mencatat indeks harga pembelian domestik meningkat 3,4 persen, lebih tinggi dibandingkan inflasi 2,0 persen pada kuartal sebelumnya.

Baca Juga :  Trump Desak China Menyelesaikan Perang Tarif Lewat Negosiasi

Pada pekan menjelang Natal, Partai Demokrat turut menyoroti Departemen Kehakiman AS terkait lambatnya publikasi serta banyaknya penyuntingan dokumen penyelidikan terhadap pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein, yang diketahui pernah memiliki hubungan pertemanan dengan Trump.

Selain menyerang oposisi, Trump juga menyampaikan ucapan selamat kepada pasukan Amerika Serikat yang bertugas di berbagai belahan dunia.

Salam tersebut termasuk ditujukan kepada personel militer yang terlibat dalam penguatan kehadiran angkatan laut AS di kawasan Karibia, seiring upaya Washington menekan Presiden Venezuela Nicolas Maduro untuk mundur dari jabatannya.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel