TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pinggang kecetit dapat menimbulkan nyeri tajam yang membuat penderitanya kesulitan bergerak. Kondisi ini sering muncul akibat posisi tubuh yang salah, gerakan mendadak, atau tekanan berlebih pada otot dan saraf pinggang. Jika tidak segera ditangani, nyeri dapat memburuk dan membatasi aktivitas sehari-hari.
Meski kerap dikaitkan dengan saraf kejepit, pinggang kecetit lebih sering terjadi karena ketegangan otot, peradangan jaringan di sekitar tulang belakang, atau kesalahan posisi saat beraktivitas.
Menurut Alodokter, gejala yang umum muncul adalah nyeri tajam dan kaku yang muncul tiba-tiba saat bergerak atau mengangkat beban. “Akibatnya, gerakan sederhana seperti membungkuk, berdiri dari posisi duduk, atau berjalan pun bisa terasa sangat tidak nyaman dan terbatas,” tulis Alodokter.
Penyebab Pinggang Kecetit
Beberapa kondisi yang dapat memicu pinggang kecetit antara lain:
-
Posisi tubuh salah saat mengangkat beban
Membungkuk tanpa menekuk lutut atau memutar pinggang saat membawa barang berat dapat membuat otot dan sendi bekerja terlalu keras. -
Gerakan mendadak
Pergerakan tiba-tiba seperti memutar pinggang, membungkuk, atau berdiri secara spontan bisa membuat otot kaget dan menimbulkan nyeri tajam. -
Aktivitas berat berulang
Sering mengangkat, mendorong, atau menarik benda berat tanpa istirahat dapat membuat otot pinggang tegang dan rawan cedera. -
Penuaan
Elastisitas bantalan dan sendi tulang belakang menurun seiring usia, sehingga pinggang lebih mudah kaku dan nyeri meski aktivitas ringan. -
Hernia nukleus pulposus (HNP)
Kondisi ini melibatkan gangguan pada bantalan tulang belakang. Tonjolan pada diskus dapat menekan saraf dan otot pinggang, memicu nyeri tajam dan kaku. -
Trauma atau benturan
Jatuh atau terbentur dapat merusak jaringan otot dan ligamen, sehingga menimbulkan nyeri dan kekakuan.
Penanganan dan Pencegahan
Beberapa langkah dapat membantu meredakan nyeri dan mencegah kekambuhan:
-
Istirahat dan hindari aktivitas berat sementara.
-
Kompres dingin atau hangat selama 10–15 menit pada 1–2 hari pertama.
-
Posisi tubuh yang nyaman, misalnya tidur miring atau lutut sedikit ditekuk saat berbaring.
-
Peregangan dan latihan penguatan otot, seperti yoga.
-
Konsumsi obat kecetit atau pelemas otot sesuai anjuran dokter.
-
Jaga postur tubuh saat duduk, berdiri, dan mengangkat barang.
-
Pertahankan berat badan ideal.
-
Pilih posisi tidur yang mendukung tulang belakang tetap lurus.
Dengan memahami penyebab dan cara penanganan pinggang kecetit, keluhan nyeri dapat lebih cepat mereda dan aktivitas harian kembali normal.
Editor : Syafira
Sumber : alodokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































