Kemhan Thailand Tegaskan Isu F-16 Ditembak Jatuh Kamboja Adalah Hoaks

Thailand
Kemhan Thailand Tegaskan Isu F-16 Ditembak Jatuh Kamboja Adalah Hoaks. Foto: Khmer Times

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Isu mengenai militer Kamboja yang dikabarkan menembak jatuh jet tempur F-16 milik Thailand ramai beredar di media sosial pada Jumat (19/12/2025). Informasi tersebut menyebar luas di kalangan warganet Kamboja dan Thailand, memicu berbagai spekulasi dan reaksi publik.

Menanggapi kabar tersebut, Kementerian Pertahanan Thailand menegaskan bahwa informasi itu tidak benar. Pemerintah Thailand menyebut klaim tersebut sebagai berita bohong yang berpotensi memperkeruh situasi di tengah ketegangan perbatasan kedua negara.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Thailand, Laksamana Muda Surasant Kongsiri, memastikan tidak ada pesawat tempur Thailand yang ditembak jatuh oleh militer Kamboja sejak konflik dimulai pada 8 Desember lalu.

Advertisement

“Tidak ada pesawat militer Thailand yang ditembak jatuh,” tegas Surasant.

Ia juga mengimbau masyarakat Thailand untuk lebih berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar, khususnya kabar yang bersumber dari media sosial Kamboja terkait operasi militer Thailand, termasuk isu jatuhnya jet tempur F-16 saat melakukan serangan.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Segera Isi Lima Jabatan Strategis Kepala Dinas

Selain membantah klaim tersebut, Surasant turut menepis pernyataan Casey Barnett, seorang warga asing yang tinggal di Kamboja. Barnett sebelumnya menuliskan di media sosial bahwa operasi militer Thailand bertujuan merebut dan mencaplok wilayah Kamboja.

“Itu tidak benar,” kata Surasant, menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar.

Di sisi lain, Pusat Pers Gabungan tentang Situasi Perbatasan Thailand–Kamboja memberikan klarifikasi terpisah terkait laporan jatuhnya sebuah drone Thailand di wilayah dekat Poipet, Kamboja, pada Rabu (17/12/2025) malam.

Lembaga tersebut membenarkan bahwa sebuah drone jenis DP-20 milik Thailand jatuh sekitar pukul 20.00 waktu setempat akibat kehilangan kendali. Sinyal terakhir drone tersebut terdeteksi sekitar 10 kilometer di sebelah timur Poipet.

Baca Juga :  Festival Songkran 2025 di Thailand Dihiasi Kemeriahan dan Duka: 59 Orang Tewas dalam Dua Hari

Drone tersebut diketahui merupakan pesawat nirawak yang dikembangkan oleh Institut Teknologi Pertahanan di bawah Kantor Sekretaris Tetap Pertahanan. Meski masih berada dalam tahap penelitian dan pengujian, drone itu telah digunakan untuk mendukung operasi Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand, termasuk dalam misi di wilayah Kamboja.

Hingga kini, Angkatan Bersenjata Thailand masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan drone tersebut.

Pemerintah Thailand kembali menegaskan bahwa kabar mengenai jet tempur F-16 yang ditembak jatuh oleh militer Kamboja tidak memiliki dasar fakta dan meminta publik tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel