TIMETODAY.ID, JAKARTA — Video sebuah Isuzu Panther yang masih mampu menyala meski terendam banjir selama 10 jam mendadak menghebohkan media sosial. Kondisi mobil dalam tayangan tersebut tampak nyaris mustahil untuk dihidupkan, lantaran seluruh bagian bodi hingga interiornya telah tertutup lumpur pekat.
Rekaman berdurasi singkat itu pertama kali diunggah oleh akun TikTok Rifqi Fauzi Akbar. Dalam video, terlihat bagian kabin mobil sudah dipenuhi lumpur, mulai dari dasbor, jok penumpang, hingga karpet. Dari luar, air berlumpur juga menutup hampir seluruh bodi kendaraan, termasuk area kaca dan atap.
Dengan kondisi seperti itu, banyak yang mengira mesin mobil sudah mati total. Namun fakta di lapangan justru sebaliknya. Isuzu Panther tersebut masih bisa dinyalakan, bahkan sempat menjadi tontonan warga sekitar karena dianggap tak biasa.
“Panther Sabil Aceh yang terendam banjir 10 jam, alhamdulillah masih bisa nyala atau hidup. Memang Isuzu ini bandel nggak mati,” tulis akun tersebut, dikutip Sabtu (6/12).
Fenomena ini bukan kali pertama Panther disebut “kebal” banjir. Sekitar lima tahun lalu, mobil bermesin diesel tersebut juga sempat viral setelah mampu melintasi banjir tinggi di kawasan Bekasi, Jawa Barat, saat banyak kendaraan lain tak berdaya.
Dalam rilis resmi Isuzu yang sebelumnya pernah diberitakan, mesin direct-injection diesel 4JA1-L yang digunakan Panther memang diklaim masih aman melintasi banjir dengan syarat sejumlah komponen tetap dalam keadaan kering.
“Secara teknis dapat dijelaskan bahwa pada dasarnya kendaraan diesel konvensional selama battery dan jalur listriknya tidak korslet dan intake tidak kemasukan air, mobil akan tetap bisa berjalan dan yang terpenting tidak boleh berhenti saat melewati banjir,” demikian bunyi rilis resmi tersebut.
Isuzu Panther diketahui memiliki posisi intake udara di atas roda atau fender, serta penempatan baterai yang relatif tinggi. Selain itu, sistem saringan udara dibuat lebih ke atas dengan sistem kelistrikan yang diklaim tertutup rapat. Kondisi tersebut membuat air lebih sulit masuk ke ruang mesin saat kendaraan terendam.
Secara teknis, saat kendaraan bergerak, aliran air juga cenderung terbelah. Ditambah lagi, mobil diesel tidak memerlukan busi untuk sistem pengapian, seperti halnya mobil berbahan bakar bensin yang lebih rentan terganggu air.
Meski demikian, pihak Isuzu tetap mengimbau pemilik Panther untuk tidak memaksakan kendaraan menerjang banjir, karena risiko kerusakan tetap bisa terjadi dengan kondisi yang berbeda-beda.
Pihak redaksi juga telah menghubungi sejumlah pakar otomotif untuk dimintai penjelasan lebih lanjut terkait fenomena viral tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi yang diterima.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































