6 Efek Samping HIFU Wajah yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Mencoba

HIFU
Meski non-invasif dan dikenal aman, HIFU tetap bisa menimbulkan rasa nyeri, kemerahan, hingga mati rasa ringan. ( foto : freepik )

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Di masa sekarang, ada berbagai jenis perawatan wajah yang semakin populer, mulai dari botox, mikrodermabrasi, microneedling, hingga ultherapy. Dari sekian banyak pilihan, salah satu yang patut kamu coba adalah HIFU.

HIFU atau High Intensity Focused Ultrasound merupakan metode perawatan wajah non invasif yang bertujuan mengencangkan kulit, mempertegas kontur wajah, dan mengurangi kerutan tanpa prosedur bedah. Tidak heran jika HIFU menjadi pilihan banyak orang yang ingin tampil lebih segar tanpa waktu pemulihan lama.

Meski termasuk prosedur yang aman, HIFU tetap bisa menimbulkan beberapa efek samping. Berikut enam efek samping HIFU wajah yang mungkin muncul setelah perawatan.

Advertisement

1. Rasa Nyeri

Efek samping pertama yang umum terjadi adalah rasa nyeri di area yang dirawat. Beberapa orang menggambarkan sensasi seperti tertusuk jarum atau terasa panas. Rasa nyeri biasanya ringan hingga sedang dan dapat bertahan selama beberapa jam hingga beberapa hari.
Jika nyeri dirasa cukup mengganggu, dokter biasanya memberikan obat pereda untuk membantu mengurangi ketidaknyamanan.

Baca Juga :  Rayakan Gelar Juara Dunia, Shoei Luncurkan Helm Spesial Marc Marquez

2. Kulit Kemerahan

Kulit kemerahan setelah HIFU merupakan reaksi yang sangat umum, terutama bagi pemilik kulit sensitif. Kemerahan ini biasanya bersifat sementara dan akan mereda dalam beberapa jam setelah prosedur. Jadi, kamu tidak perlu cemas selama tidak muncul gejala lain yang mengkhawatirkan.

3. Pembengkakan

Meskipun jarang terjadi, pembengkakan bisa muncul pada beberapa orang. Tingkat sensitivitas kulit yang berbeda-beda membuat reaksi tiap orang juga tidak sama. Biasanya, pembengkakan akan membaik dalam beberapa hari dan tidak memengaruhi hasil akhir perawatan.

4. Mati Rasa

Sensasi mati rasa atau kesemutan di area yang dirawat bisa terjadi karena HIFU bekerja hingga ke lapisan kulit terdalam. Menurut The Clinic by Mona, efek kesemutan ini justru menunjukkan bahwa energi ultrasound bekerja sesuai target. Sensasi mati rasa biasanya muncul di area sensitif seperti sekitar bibir atau mata, dan umumnya pulih dalam waktu dua minggu tanpa perawatan khusus.

Baca Juga :  Pecinta Masak Wajib Tahu! 5 Makanan Ini Bisa Merusak Wajan Stainless Steel"

5. Hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi adalah perubahan warna kulit menjadi lebih gelap akibat produksi melanin berlebih setelah terjadi peradangan ringan. Meski jarang terjadi, hiperpigmentasi termasuk efek samping yang perlu diwaspadai karena berisiko bersifat permanen.
Untuk mencegahnya, penting melindungi kulit dengan tabir surya dan menghindari produk yang dapat memicu iritasi setelah prosedur. Jika muncul flek atau warna kulit tidak merata, segera konsultasikan dengan dokter.

6. Memar

Memar ringan juga bisa timbul setelah perawatan, terutama pada pemilik kulit sensitif. Bercak kebiruan atau ungu yang muncul biasanya tidak berbahaya dan akan hilang dalam 1–2 minggu.

Walaupun HIFU dikenal aman dan efektif, setiap prosedur kecantikan tetap memiliki risiko. Rasa nyeri, kemerahan, pembengkakan, mati rasa, hingga perubahan warna kulit bisa terjadi pada beberapa orang.
Jika efek samping tidak kunjung membaik atau justru bertambah parah, pastikan segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan tepat. (MG4)

 

Editor : Salma

Sumber : popbela.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel