Tak Sekadar Pelengkap Pizza, Keju Mozzarella Punya Segudang Manfaat untuk Tubuh

Keju mozzarella
iustrasi Keju mozzarella (foto: istock)

TIMETODAY.ID, JAKARTA Keju mozzarella dikenal sebagai salah satu jenis keju asal Italia yang digemari di seluruh dunia berkat teksturnya yang lembut, mudah meleleh, dan cita rasanya yang gurih. Meski kaya nutrisi, ahli gizi mengingatkan agar keju ini dikonsumsi secara bijak karena tetap mengandung lemak dan garam yang perlu dibatasi.

Keju mozzarella sering menjadi pelengkap berbagai hidangan seperti pizza, sandwich, hingga salad. Di Indonesia, produk ini umumnya dibuat dari susu sapi yang difermentasi, sehingga menghasilkan rasa lembut dan khas.

Tekstur mozzarella yang kenyal dan elastis berasal dari proses “pasta filata”, yakni teknik pemanasan dan penarikan adonan keju hingga terbentuk serat halus. Proses ini membedakan mozzarella dari jenis keju lain, seperti cheddar atau parmesan, yang memiliki tekstur lebih padat dan kadar air lebih rendah.

Advertisement

Kandungan Nutrisi

Keju mozzarella mengandung protein, kalsium, fosfor, vitamin B12, serta bakteri baik (probiotik) yang berperan penting bagi kesehatan tubuh. Kandungan tersebut membuat keju ini tidak hanya lezat, tetapi juga bermanfaat bila dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Baca Juga :  Nyesel Baru Tahu, Ternyata Jengkol Memiliki Banyak Manfaat bagi Kesehatan Tubuh. Cek Faktanya di Sini

Manfaat untuk Kesehatan

  1. Menjaga tulang dan gigi.
    Kombinasi kalsium dan fosfor dalam mozzarella membantu memperkuat tulang, mencegah pengeroposan, serta mempertahankan struktur gigi.
  2. Mendukung pembentukan jaringan tubuh.
    Kandungan protein di dalamnya membantu memperbaiki jaringan yang rusak dan menjaga massa otot, sekaligus menekan rasa lapar lebih lama.
  3. Menjaga fungsi saraf dan otak.
    Vitamin B12 pada mozzarella berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan menjaga kesehatan sistem saraf.
  4. Menyehatkan pencernaan.
    Bakteri baik seperti Lactobacillus casei dan Lactobacillus fermentum membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus serta memperlancar pencernaan.
  5. Meningkatkan daya tahan tubuh.
    Kandungan probiotik turut memperkuat sistem imun agar tubuh lebih tahan terhadap infeksi.
  6. Membantu menjaga kadar kolesterol.
    Dibandingkan cheddar, mozzarella memiliki kadar lemak jenuh dan kalori yang lebih rendah, sehingga lebih ramah bagi kesehatan jantung.
  7. Mendukung pengendalian berat badan.
    Karena lebih rendah lemak, mozzarella dapat menjadi alternatif sehat bagi mereka yang sedang menjaga berat badan.
Baca Juga :  Komunikasi Dinilai Jadi Faktor Penting Keberhasilan Program MBG

Konsumsi Secara Bijak

Meski bermanfaat, konsumsi keju mozzarella secara berlebihan dapat berdampak negatif. Beberapa produk kemasan memiliki kandungan garam tinggi yang berisiko meningkatkan tekanan darah. Selain itu, mozzarella tetap mengandung lemak jenuh yang bisa memengaruhi kadar kolesterol.

Bagi penderita alergi protein susu sapi atau intoleransi laktosa, disarankan menghindari konsumsi mozzarella untuk mencegah reaksi alergi maupun gangguan pencernaan.

Agar tetap sehat, ahli gizi menyarankan beberapa hal:

  • Batasi porsi sekitar 30–50 gram per sajian.
  • Pilih mozzarella segar tanpa bahan pengawet.
  • Simpan di lemari pendingin agar tetap segar.
  • Kombinasikan dengan sayur, buah, atau roti gandum untuk asupan seimbang.
  • Perhatikan label gizi dan hindari produk tinggi natrium.

Keju mozzarella memang menggoda dengan teksturnya yang lumer dan gurih. Namun, seperti kata para ahli, “kunci manfaatnya bukan pada banyaknya, tetapi pada kebijaksanaan dalam menikmatinya.”***

Editor : Syafira

Sumber : alodokter.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel