TIMETODAY.ID, BOGOR – Kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat akan memiliki ruang publik baru. Pemerintah Kabupaten Bogor berencana menggelar Car Free Day (CFD) perdana di Jalan Tegar Beriman, Minggu (26/10/2025) besok. Kegiatan yang berlangsung pukul 06.00-11.00 WIB ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang bebas kendaraan, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat identitas kota.
Camat Cibinong Acep Sajidin menyambut baik inisiasi CFD sebagai penanda kemajuan daerah.
“Kami menyambut baik rencana CFD karena memang ini salah satu ciri kota. Kita mendukung, mudah-mudahan pelaksanaannya berjalan tertib,” katanya, Sabtu (25/10/2025).
Sejak beberapa hari lalu, Pemerintah Kecamatan Cibinong telah menggalakkan sosialisasi kepada masyarakat. Respons warga cukup positif. Bagi sebagian besar masyarakat Cibinong, CFD dipandang sebagai ruang publik baru untuk berolahraga, berekreasi, dan berinteraksi sosial, sesuatu yang selama ini dirasakan masih terbatas di kawasan tersebut.
“Kita sudah sosialisasikan kepada masyarakat dan disambut baik,” ujar Acep.
Antusiasme ini wajar mengingat Cibinong sebagai ibu kota Kabupaten Bogor memiliki kepadatan penduduk tinggi, namun ruang publik yang memadai masih terbatas. Kehadiran CFD diharapkan dapat mengisi kekosongan tersebut.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi, pelaksanaan CFD akan difokuskan di jalur cepat Jalan Tegar Beriman. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan keselamatan dan kebutuhan darurat warga.
“Hasil rapat kemarin, jalur cepat yang di-CFD-kan, jadi jalur lambat masih digunakan. Takutnya ada yang sakit atau ada kebutuhan mendesak, jadi pakai jalur lambat,” jelas Acep.
Skema rekayasa lalu lintas ini mencerminkan pendekatan yang lebih bijak dibandingkan penutupan total jalan. Dengan tetap membuka jalur lambat, akses darurat untuk ambulans, kendaraan pemadam kebakaran, atau kebutuhan mendesak lainnya tetap terjaga. Hal ini juga meminimalkan potensi gangguan bagi warga yang memiliki keperluan mendesak pada hari Minggu.
Acep menegaskan, visi CFD Cibinong jauh melampaui konsep jalan bebas kendaraan. Pemerintah kecamatan ingin menjadikan CFD sebagai wadah pemberdayaan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya lokal.
“Diharapkan bukan hanya terkait lalu lintas kosong, tetapi ada UMKM, kesenian, dan kebudayaan. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian di sekitar Cibinong,” ungkapnya.
Konsep ini sejalan dengan perkembangan CFD di berbagai kota di Indonesia yang tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga festival budaya dan ekonomi mikro. Di Jakarta, misalnya, CFD telah menjadi magnet bagi ratusan pelaku UMKM setiap minggunya.
Pelaku UMKM dari wilayah Cibinong dipersilakan berpartisipasi tanpa hambatan.
“Kalau mau berpartisipasi tidak ada masalah,” kata Acep.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































