42 Unit Rumah di Bojonggede Rusak Diterjang Angin Kencang

42 unit rumah
Kondisi atap rumah warga yang rusak akibat diterjang angin kencang di Kampung Kelapa Dua dan Kampung Setu, Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jumat (24/10/2025). Sedikitnya 42 unit rumah mengalami kerusakan. Foto : Dok. BPBD Kabupaten Bogor.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Sedikitnya 42 unit rumah rusak akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/10/2025). Peristiwa terjadi di dua lokasi, yakni Kampung Kelapa Dua dan Kampung Setu, Desa Bojonggede.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Adam Hamdani mengatakan, kejadian berlangsung sekitar pukul 12.50 WIB. Pihaknya menerima laporan dari staf desa setempat pada pukul 14.04 WIB.

“Berdasarkan hasil kajian cepat tim BPBD, dari 42 unit rumah yang rusak, 35 unit mengalami kerusakan ringan, enam unit rusak sedang, dan satu unit rusak berat. Total 64 kepala keluarga atau 225 jiwa terdampak di seluruh wilayah,” papar Adam, Sabtu (25/10/2025).

Advertisement
Baca Juga :  Jawa Barat Dihadapkan pada Lonjakan Kasus TBC, Pemerintah Perkuat Deteksi Hingga Turun ke Lapangan

Di Kampung Kelapa Dua RT 01/02, terdapat 25 rumah rusak ringan, tiga rumah rusak sedang, dan satu rumah rusak berat. Selain itu, satu unit kontrakan tiga pintu juga mengalami rusak sedang. Jumlah warga terdampak di wilayah ini mencapai 24 kepala keluarga atau 87 jiwa.

Sementara itu, di Kampung Setu RT 01, 02, 03, dan 04/05 terdapat 11 rumah rusak ringan dan tiga rumah rusak sedang. Total 40 kepala keluarga atau 138 jiwa terdampak di wilayah tersebut.

Adam menjelaskan, sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah yang tersapu angin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, sejumlah warga terpaksa mengungsi karena rumahnya mengalami kerusakan cukup parah.

Baca Juga :  Banjir Rendam 18 Rumah di Kampung Rawa Panjang Bojonggede

Dari Kampung Kelapa Dua, Ahmad Zaki Prasojo (satu kepala keluarga/enam jiwa) dan Suhendra (satu kepala keluarga/lima jiwa) mengungsi ke kontrakan milik warga setempat. Adapun dari Kampung Setu, Rokayah (satu kepala keluarga/dua jiwa), Royanih (satu kepala keluarga/satu jiwa), dan Panji (satu kepala keluarga/dua jiwa) menumpang di rumah keluarga masing-masing.

BPBD Kabupaten Bogor bersama aparat setempat telah melakukan koordinasi dan tindakan sesuai standar operasional prosedur kebencanaan. Tim juga melakukan kajian cepat, analisis di tempat kejadian, serta memberikan edukasi kebencanaan dan himbauan kepada warga.

Hingga saat ini, rumah-rumah yang rusak belum diperbaiki pemiliknya. Adam menyatakan, diperlukan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel