Sistem Tol Tanpa Sentuh MLFF Siap Diuji Lagi, BPJT: Harus di Ruas yang Lebih Padat

MLFF
Sistem Tol Tanpa Sentuh MLFF Siap Diuji Lagi, BPJT: Harus di Ruas yang Lebih Padat ( foto: pinterest )

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Sistem transaksi nontunai tanpa sentuh di gerbang tol atau Multi Lane Free Flow (MLFF) masih terus dikembangkan. Setelah menjalani uji coba perdana di Tol Bali Mandara pada 2023, teknologi pembayaran tol masa depan ini kini tengah dievaluasi untuk diuji di ruas tol yang lebih padat.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menilai, tahap uji coba berikutnya sebaiknya dilakukan di wilayah dengan volume kendaraan tinggi seperti Jabodetabek atau Trans Jawa.

“Belum ditentukan lokasi dan waktunya, tapi kami ingin uji coba di jalan tol yang lebih kompleks dan menantang,” ujar Kepala BPJT, Wilan Oktavian, di Jakarta, Senin (20/10), dikutip dari Antara.

Advertisement

Menurut Wilan, penerapan MLFF tidak bisa dilakukan terburu-buru. Pemerintah ingin memastikan semua aspek teknis dan hukum siap sebelum sistem ini resmi diterapkan secara nasional. “Masih perlu laporan evaluasi dan koordinasi lintas pihak sebelum menentukan lokasi uji coba lanjutan,” tambahnya.

Baca Juga :  Hyundai Stargazer Cartenz Series Usung Konsep Mobil Keluarga Aman dan Praktis

Masih Ditemukan Sejumlah Tantangan

Meski menjanjikan efisiensi tinggi, penerapan MLFF juga menghadapi sejumlah tantangan teknis dan regulatif. Beberapa di antaranya adalah integrasi teknologi dengan sistem operator tol, mekanisme pembayaran melalui penyedia jasa pembayaran (PJP), serta aturan penegakan hukum bagi pelanggaran transaksi.

Anggota BPJT Sony Sulaksono Wibowo menilai, koordinasi dengan Korlantas Polri menjadi kunci penting. Pasalnya, pelanggaran tidak membayar tol belum termasuk dalam kategori pelanggaran lalu lintas, sehingga dibutuhkan payung hukum baru.

“Tidak membayar tol bukan pelanggaran lalu lintas. Ini isu menarik yang harus kita sesuaikan,” kata Sony.

Roatex Indonesia: Kami Siap

Meski menghadapi berbagai tantangan, pelaksana proyek MLFF, PT Roatex Indonesia Toll System (RITS), mengklaim telah siap menjalankan sistem ini secara lebih luas.

Baca Juga :  Badai Cedera Arsenal Bertambah, Declan Rice Absen Kontra Aston Villa

Presiden Direktur RITS, Attila Keszeg, mengatakan bahwa uji coba di Tol Bali Mandara telah dilakukan sekitar 1.900 kali dan berjalan sukses. Ia juga menyebut perusahaan siap mengikuti arahan Kementerian PUPR dan BPJT untuk uji coba di ruas tol lainnya.

“Kami siap mendukung penerapan MLFF di Indonesia. Penetapan kembali proyek ini sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) di era Pemerintahan Prabowo Subianto menunjukkan komitmen kuat pemerintah,” ujar Attila.

Attila juga menegaskan bahwa pihaknya, bersama investor dari Hungaria, tetap berkomitmen memperkuat kemitraan dengan Indonesia dalam pengembangan sistem transportasi berbasis teknologi ini.

Sistem MLFF diharapkan menjadi solusi untuk mengurai antrean panjang di gerbang tol sekaligus mendorong efisiensi lalu lintas. Namun, sebelum resmi diterapkan, uji coba lanjutan di ruas tol padat akan menjadi langkah penting untuk memastikan sistem berjalan aman, akurat, dan terintegrasi penuh. (MG4)

 

Editor : Salma

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel