
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Sama seperti virus yang menyerang manusia, virus komputer juga bisa menyebar dengan cepat dan menimbulkan “penyakit” pada perangkatmu. Bedanya, virus komputer bekerja lewat program jahat yang dirancang untuk mencuri data, merusak sistem operasi, atau bahkan mengambil alih kendali perangkat tanpa sepengetahuan pengguna.
Meski terdengar menakutkan, infeksi virus komputer sering kali terjadi karena kelalaian kecil yang kita lakukan sehari-hari. Berikut lima kebiasaan umum yang bisa membuat perangkatmu terinfeksi virus tanpa disadari.
- Sembarangan Klik Email Phishing
Email phishing adalah cara paling populer bagi peretas untuk menyebarkan virus. Biasanya, pesan dikemas dengan bahasa yang meyakinkan meniru lembaga resmi atau toko online ternama dan berisi tautan atau lampiran berbahaya.
Begitu kamu mengkliknya, virus bisa langsung masuk ke sistem komputer. Jadi, sebelum membuka email mencurigakan, pastikan alamat pengirim dan isi pesannya benar-benar valid.
- Mengunduh Aplikasi Tidak Resmi
Program bajakan atau aplikasi dari situs tidak resmi sering kali menjadi sarang malware. Laporan keamanan siber bahkan mencatat bahwa hampir semua aplikasi pihak ketiga memiliki potensi terinfeksi virus.
Jika ingin aman, unduh software hanya dari situs resmi atau toko aplikasi terpercaya, dan pastikan antivirusmu aktif sebelum menginstalnya.
- Tidak Memasang Antivirus
Tanpa perlindungan antivirus, komputer seperti rumah tanpa kunci mudah disusupi siapa saja. Program antivirus yang diperbarui secara berkala dapat mendeteksi ancaman lebih cepat dan memblokir file mencurigakan sebelum sempat menyerang sistem.
Selain itu, biasakan juga memeriksa tanda “green lock (https)” pada alamat situs sebelum melakukan aktivitas online, terutama saat bertransaksi atapu mengunduh file.
- Mengunjungi Situs Tak Terpercaya
Situs bajakan dan konten ilegal bukan hanya melanggar hukum, tapi juga menjadi sarang utama virus komputer seperti Trojan. Jenis virus ini dikenal berbahaya karena mampu menyamar sebagai file biasa lalu mencuri data pribadi pengguna.
Hindari mengunduh film, musik, atau aplikasi dari situs yang mencurigakan karena kesenangan sesaat bisa berujung kehilangan data penting.
- Kurang Waspada Saat Online
Kebiasaan sederhana seperti menggunakan Wi-Fi publik tanpa kata sandi juga bisa membuka peluang masuknya virus. Jaringan terbuka mudah disusupi peretas untuk mengakses data pengguna di jaringan yang sama.
Lakukan pemindaian antivirus secara rutin, minimal seminggu sekali, dan pastikan sistem operasi selalu diperbarui agar perangkat tetap terlindungi.
Virus komputer memang tak kasat mata, tapi dampaknya bisa sangat nyata. Dengan sedikit kewaspadaan dan kebiasaan digital yang lebih aman, kamu bisa melindungi data, privasi, dan kinerja perangkat dari serangan siber. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : idntimes.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































