TIMETODAY.ID, BOGOR — Rencana pemekaran wilayah di Kabupaten Bogor, yang mencakup calon daerah otonomi baru (CDOB) Bogor Barat dan Bogor Timur, kini memasuki tahap yang semakin matang. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom, mengungkapkan perkembangan terbaru bahwa proses ini tinggal menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk mencabut moratorium pemekaran daerah.
Aan menjelaskan bahwa pemerintah daerah tengah menyiapkan blueprint atau cetak biru pemekaran untuk Bogor Barat. Langkah ini menunjukkan komitmen nyata Pemkab Bogor dalam mewujudkan kelahiran daerah otonomi baru.
“Tahun ini sedang dibuatkan blueprint Bogor Barat dan itu patut kita apresiasi terhadap pemerintah daerah yang konsisten untuk pemekaran Bogor Barat dan Bogor Timur,” kata Aan Triana kepada wartawan usai menghadiri HUT Partai Golkar di Cigudeg, Senin (20/10/2025).
Menurut Aan, dari sisi teknis dan administratif, kesiapan menuju pemekaran sudah semakin matang. Dengan begitu, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat.
“Oleh sebab itu, persiapan kita jelang moratorium itu dicabut saya rasa sudah menjadi sebuah keputusan yang bisa diterima oleh semuanya. Faktanya sampai hari ini Golkar dan pemerintah daerah fokus dalam rangka pemekaran wilayah, baik di timur ataupun di barat,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses selanjutnya kini hanya menunggu langkah politik dari Presiden untuk memberikan lampu hijau atas pembentukan CDOB tersebut.
“Untuk keputusan terakhir, kita meminta kepada Presiden Prabowo untuk mencabut moratorium itu dan menjadikan Bogor Barat salah satu CDOB prioritas yang harus menjadi daerah otonomi baru,” ujarnya.
Aan Triana optimistis, semua pihak yang berkepentingan—mulai dari pemerintah daerah, legislatif, hingga tokoh masyarakat—akan terus melakukan lobi politik kepada pemerintah pusat.
“Pasti semua yang berkepentingan di semua sektor pasti mengupayakan itu. Tinggal bagaimana kita mengetuk hati Pak Presiden untuk mencabut moratorium dan memprioritaskan CDOB Bogor Barat dan Bogor Timur menjadi daerah otonomi baru,” tandasnya.***
Editor : Syafira
Sumber : Bogortoday.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































