7 Cara Alami Mengatasi Mata Juling Sebelah agar Pandangan Kembali Sejajar

mata juling
ilustrasi mata juling (foto: istock)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Bagi sebagian orang, memiliki mata juling sebelah bisa menjadi sumber rasa tidak percaya diri. Tak hanya memengaruhi penampilan, kondisi yang dalam dunia medis disebut strabismus ini juga dapat mengganggu penglihatan dan aktivitas sehari-hari.

Namun, sejumlah cara alami diyakini bisa membantu memperkuat otot mata agar pandangan kembali sejajar meski tentu saja, pemeriksaan medis dari dokter tetap menjadi langkah utama.

Mata juling sebelah terjadi ketika salah satu bola mata tidak sejajar dengan yang lain. Pandangan pun tampak ke arah berbeda.

Advertisement

Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal: mulai dari ketidakseimbangan otot penggerak bola mata, gangguan saraf, hingga kebiasaan buruk seperti terlalu lama menatap layar tanpa istirahat.

Selain memengaruhi penampilan, dampaknya terhadap kesehatan penglihatan pun tidak bisa dianggap sepele.

“Mata juling dapat menyebabkan penglihatan ganda, cepat lelah saat membaca, hingga kesulitan memusatkan pandangan pada satu titik,” tulis laman kesehatan Alodokter. Jika tidak ditangani, koordinasi antara kedua mata bisa semakin menurun, bahkan berisiko menyebabkan gangguan penglihatan permanen.

Latihan Fokus dan Gerakan Sederhana untuk Mata

Salah satu latihan sederhana yang bisa dilakukan di rumah adalah latihan fokus dengan objek. Anda bisa memilih benda kecil, seperti bola atau mainan, lalu memusatkan pandangan pada benda itu dengan bergantian menggunakan satu mata. Latihan ini membantu otot mata beradaptasi agar bisa bekerja secara seimbang.

Baca Juga :  Jangan Anggap Remeh! Tanda-Tanda Kanker pada Perempuan yang Harus Diketahui

Selain itu, ada juga latihan pensil atau pencil push-up exercise—metode klasik namun efektif untuk melatih koordinasi mata. Caranya, pegang pensil di depan hidung, lalu arahkan pandangan kedua mata pada ujung pensil sambil menggerakkannya maju-mundur. Gerakan sederhana ini melatih otot mata untuk bergerak bersama-sama dan fokus pada satu titik.

Bagi yang ingin memperkuat fleksibilitas otot, latihan otot mata juga bisa dilakukan. Cukup gerakkan bola mata ke atas, bawah, kanan, dan kiri secara perlahan, kemudian kembalikan ke posisi tengah. Gerakan ini membantu otot mata menjadi lebih lentur dan kuat.

Relaksasi dan Gaya Hidup yang Lebih Sehat untuk Mata

Selain latihan, beberapa kebiasaan juga bisa membantu menjaga keseimbangan kerja mata. Salah satunya dengan pijat lembut di sekitar mata. Walau belum terbukti secara ilmiah dapat menyembuhkan, pijatan ringan dipercaya mampu melancarkan aliran darah dan memberikan efek relaksasi pada otot mata yang tegang.

Tak kalah penting, mengurangi penggunaan gadget juga berperan besar. Terlalu lama menatap layar ponsel atau komputer bisa memperburuk koordinasi otot mata dan memperparah kondisi mata juling sebelah. Memberi waktu istirahat pada mata adalah langkah sederhana yang sering diabaikan, padahal sangat membantu pemulihan alami.

Baca Juga :  Mau Awet Muda? Perbanyak Konsumsi Makanan Kaya Flavonoid!

Terapi untuk Melatih Keseimbangan Pandangan

Beberapa terapi alami juga bisa dicoba sebagai pendukung, seperti terapi oklusi dan terapi cermin. Pada terapi oklusi, mata yang lebih kuat ditutup dengan eye patch agar mata yang lebih lemah “dipaksa” bekerja lebih aktif. Cara ini biasanya digunakan pada anak-anak dengan pengawasan dokter.

Sementara itu, terapi cermin dilakukan dengan meminta penderita melihat ke arah cermin dan berusaha menyamakan arah pandangan kedua mata ke satu titik. Melalui refleksi di cermin, penderita bisa belajar menyesuaikan posisi mata secara perlahan.

Konsultasi dengan Dokter Tetap yang Utama

Meski berbagai cara alami ini bisa membantu memperkuat otot mata, penting untuk diingat bahwa hasilnya tidak instan dan tidak bisa menggantikan peran pemeriksaan medis.

“Belum ada bukti ilmiah yang memastikan cara alami dapat menyembuhkan mata juling sebelah sepenuhnya,” tulis Alodokter.

Jika latihan atau terapi dilakukan tanpa arahan dokter, justru ada risiko lain yang mengintai, seperti munculnya kondisi mata malas (amblyopia), terutama pada anak-anak. Maka dari itu, berkonsultasi dengan dokter spesialis mata tetap menjadi langkah teraman untuk memastikan kondisi dan penanganan yang sesuai.***

Editor : Syafira

Sumber : alodokter.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel