TIMETODAY.ID, JAKARTA — Setelah beberapa pekan berada di tren kenaikan, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) akhirnya terkoreksi.
Pada perdagangan Sabtu (18/10/2025), logam mulia yang menjadi primadona investasi jangka panjang ini turun cukup signifikan, yaitu Rp57.000 per gram.
Harga terbaru yang tercatat di laman resmi Logam Mulia Antam Pulo Gadung, Jakarta, menunjukkan harga emas kini berada di posisi Rp2.428.000 per gram, turun dari posisi sebelumnya yang sempat menembus rekor tertinggi di atas Rp2,48 juta.
Sejalan dengan penurunan tersebut, harga buyback atau harga jual kembali juga ikut turun dengan nominal yang sama, yakni Rp57.000, sehingga kini berada di level Rp2.277.000 per gram.
Angka ini menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas batangan Antam miliknya.
Menariknya, di laman resmi Logam Mulia, beberapa varian atau pecahan emas dilaporkan belum tersedia, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap produk investasi ini, meski harganya tengah terkoreksi.
Kebijakan Pajak Tetap Berlaku
Dalam keterangannya, Antam menyebutkan bahwa saat ini PPN tidak dipungut sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2022, sehingga nilai pajak pertambahan tidak dimasukkan dalam perhitungan grand total pembelian.
Namun, pembelian emas batangan tetap dikenakan PPh 22 sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2023 dengan tarif 0,25 persen. Nantinya, PT Antam Tbk akan menerbitkan bukti potong pajak (PPh 22) bagi pembeli sesuai ketentuan yang berlaku.
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut rincian lengkap harga emas batangan Antam per Sabtu, 18 Oktober 2025, berdasarkan informasi dari situs resmi logammulia.com:
-
0,5 gram: Rp1.264.000
-
1 gram: Rp2.428.000
-
2 gram: Rp4.796.000
-
3 gram: Rp7.169.000
-
5 gram: Rp11.915.000
-
10 gram: Rp23.775.000
-
25 gram: Rp59.312.000
-
50 gram: Rp118.545.000
-
100 gram: Rp237.012.000
-
250 gram: Rp592.265.000
-
500 gram: Rp1.184.320.000
-
1.000 gram: Rp2.368.600.000
Emas Masih Jadi Pilihan Aman
Meski harga sedang turun, emas batangan tetap menjadi pilihan investasi yang populer di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Fluktuasi harga yang terjadi dari hari ke hari sering kali mencerminkan dinamika nilai tukar, suku bunga, dan kebijakan moneter dunia.
Bagi sebagian investor, penurunan harga seperti hari ini justru menjadi peluang untuk membeli di level lebih rendah, sebelum harga kembali naik di masa mendatang.
Seperti biasa, keputusan berinvestasi di logam mulia tak sekadar menimbang angka, tetapi juga kesabaran dan strategi jangka panjang.***
Editor : Syafira
Sumber : Okezone.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































