7 Minuman Elektrolit Alami, Alternatif Segar Pengganti Isotonik

isotonik
ilustrasi Jus buah (footo: istock)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Minuman isotonik atau minuman berelektrolit kerap menjadi pilihan saat tubuh kehilangan cairan, misalnya akibat olahraga berat atau diare. Namun, sebenarnya tidak selalu harus membeli minuman kemasan tersebut. Ada banyak minuman alami yang kaya elektrolit dan bisa membantu tubuh tetap terhidrasi.

Menurut Very Well Health, elektrolit merupakan mineral penting yang terdiri dari natrium, kalium, magnesium, kalsium, fosfor, bikarbonat, dan klorida.

Mineral-mineral ini berperan besar menjaga keseimbangan cairan tubuh serta mendukung energi, fungsi otot, dan irama jantung. Ketidakseimbangan elektrolit bisa menimbulkan gangguan serius.

Advertisement

Beberapa pilihan minuman alami yang bisa Anda jadikan sumber elektrolit antara lain:

  1. Air kelapa
    Air kelapa mengandung elektrolit seperti kalium, natrium, kalsium, dan magnesium. Selain rendah gula dan kalori—sekitar 46 kalori per gelas—air kelapa cocok dikonsumsi saat atau setelah berolahraga. Meski begitu, untuk aktivitas fisik sangat intens, air kelapa mungkin kurang menggantikan minuman isotonik.
  2. Susu sapi
    Susu sapi menawarkan kombinasi elektrolit, karbohidrat, dan protein yang mendukung pemulihan tubuh. Dalam satu gelas susu terdapat kalsium, magnesium, fosfor, kalium, dan natrium, yang membantu energi dan hidrasi tubuh. Kandungan 84 kalori per gelas juga mendukung kesehatan otot dan tulang.
  3. Susu kedelai
    Bagi yang intoleran laktosa, susu kedelai menjadi alternatif. Susu ini kaya elektrolit seperti kalium, kalsium, natrium, dan magnesium. Beberapa merek bahkan menambahkan vitamin dan mineral, sehingga nilai gizinya meningkat.
  4. Jus buah
    Jus jeruk, tomat, atau semangka mengandung kalsium, magnesium, fosfor, dan kalium. Namun, biasanya jus buah tidak memiliki natrium, padahal natrium penting menggantikan garam yang hilang saat berkeringat.
  5. Air mineral berkarbonasi
    Sparkling mineral water mengandung magnesium, kalsium, dan kalium. Kandungan elektrolitnya bervariasi tergantung sumber airnya, sehingga tetap bisa dijadikan alternatif hidrasi alami.
  6. Smoothie
    Smoothie yang dibuat dari air kelapa, susu, atau jus buah bisa menjadi minuman kaya elektrolit sekaligus sumber energi dan nutrisi. Penambahan pisang, greek yogurt, atau selai kacang meningkatkan kandungan elektrolit. Untuk olahraga, sebaiknya dikonsumsi minimal satu jam sebelum atau sesudah latihan.
  7. Jus acar
    Meskipun terdengar unik, jus acar kaya elektrolit terutama natrium, kalsium, kalium, dan magnesium. Beberapa studi menunjukkan minuman ini bisa membantu mengurangi kram otot dan kelelahan pasca-olahraga, meski kandungan natriumnya cukup tinggi.
Baca Juga :  Penyebab Sering Terbangun Jam 3 Pagi dan Cara Mengembalikan Kualitas Tidur

Dengan beragam pilihan ini, Anda bisa menjaga hidrasi tubuh tanpa harus selalu mengandalkan minuman isotonik kemasan yang terkadang tinggi gula.***

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel