Menanti LRT Jabodebek Tahap 2, Harapan Baru Warga Bogor

LRT Jabodebek
LRT Jabodebek. (foto: Dok. LRT Jabodebek)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Rencana memperpanjang jalur LRT Jabodebek hingga Bogor kembali mencuat. Proyek ambisius yang digadang-gadang bakal mengurangi beban lalu lintas di kawasan penyangga ibu kota itu kini memasuki tahap penting: mencari sumber pendanaan.

Sebagai kontraktor utama, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) memastikan diskusi terus berjalan. Direktur Utama ADHI, Entus Asnawi, mengatakan peluang masuknya pihak swasta dalam pendanaan proyek tahap kedua masih terbuka.

“Karena ini adalah perintah dari Perpres, kami juga sudah mendiskusikan dengan DJKA tentang ini, dan kami bersama-sama sedang mencari bagaimana solusi pendanaan untuk pembangunan tahap yang kedua ini,” ujar Entus mengutip dari cnbcindonesia.com, Rabu (10/9/2025).

Advertisement

LRT Jabodebek sendiri dibangun berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2015, dengan penugasan kepada ADHI untuk menyelesaikan proyek dalam dua tahap. Hingga kini, tahap pertama sepanjang 44 kilometer telah beroperasi, dengan nilai proyek tercatat Rp 25,5 triliun.

Baca Juga :  Harga BBM Pertamina 5 Mei 2026: Pertamax Turbo Naik, Pertalite Tetap

Namun, dari nilai tersebut, ADHI baru menerima Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 23,3 triliun. Masih ada kekurangan sekitar Rp 2,2 triliun yang belum dibayarkan pemerintah.

“Tahap pertama 44 Km yang sudah kita bangun dan beroperasi saat ini nilainya Rp 23,3 triliun. Tapi pada saat itu pun masih ada kekurangan dana,” jelas Entus.

Direktur Keuangan ADHI, Bani Iqbal, mengakui bahwa piutang terbesar perseroan memang berasal dari proyek LRT Jabodebek. Ia menargetkan penyelesaian pembayaran bisa rampung pada akhir tahun ini.

“Piutang terbesar saat ini adalah dari LRT, yang masih dalam proses diskusi dengan KAI, Kemenkeu, dan juga Danantara untuk penyelesaiannya. Targetnya bisa selesai secepat-cepatnya akhir tahun ini,” ungkap Bani.

Baca Juga :  Pemerintah Borong Minyak Rusia 150 Juta Barel, Skema Pembelian Masih Dikaji

Pemerintah sendiri sudah menyiapkan rencana besar: memperpanjang rute Harjamukti (Cibubur) Bogor, setelah sebelumnya meresmikan jalur Dukuh Atas Harjamukti.

Langkah ini diharapkan memperkuat konektivitas transportasi publik sekaligus memberi alternatif nyata bagi masyarakat di tengah kepadatan jalan raya yang kian kronis.

Jika tak ada aral melintang, pembangunan LRT Jabodebek tahap 2 menuju Bogor akan dimulai tahun depan.

Meski urusan pendanaan masih dibicarakan, optimisme terus dijaga. Bagi warga penyangga ibu kota, terutama Bogor dan sekitarnya, proyek ini bisa jadi jawaban dari mimpi lama: perjalanan lebih singkat, nyaman, dan bebas macet.***

Editor : Syafira

Sumber : CNBCIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel