TIMETODAY.ID, BOGOR – Polres Bogor memperketat izin penyelenggaraan turnamen sepak bola antar kampung di Kabupaten Bogor. Kebijakan ini diambil setelah pecah bentrokan antarwarga di Kecamatan Jasinga beberapa waktu lalu yang menewaskan satu orang akibat terkena senjata tajam.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menegaskan setiap rencana turnamen kini wajib melalui proses asesmen dari pihak kepolisian.
“Yang pasti kita sudah mengingatkan kepada seluruh jajaran Kapolsek, Kasat Intel bahwa ke depan kalau misal ada kegiatan-kegiatan, apalagi ini masih suasana 17 Agustus, apabila ada yang mengadakan turnamen sepak bola kita akan melakukan asesmen terlebih dahulu,” ujar Wikha, Jumat (22/8/2025).
Asesmen tersebut, kata Wikha, mencakup beberapa aspek, mulai dari keamanan, lokasi, hingga kesanggupan panitia dalam menjaga ketertiban acara.
“Yang pertama tingkat keamanan, kemudian lokasinya, kemudian kita juga meminta komitmen dari panitia,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga meminta adanya kesepakatan bersama dengan kelompok pemuda maupun masyarakat sebelum pertandingan digelar.
“Kedua, dari para kelompok pemuda dan masyarakat agar mereka membuat kesepakatan awal dan komitmen untuk mengadakan turnamen dengan aman, tertib, dan lancar,” sambungnya.
Lebih lanjut, Wikha menekankan pentingnya tanggung jawab penuh dari pihak panitia maupun masyarakat jika terjadi insiden.
“Apabila ada terjadi sesuatu mereka siap bertanggung jawab. Komitmen ini yang kita minta dari panitia dan masyarakat lainnya,” tegas Wikha.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































