Nayla Aprilia, Si Cantik Pembawa Baki Bendera Merah Putih yang Bercita-cita Jadi Polisi

Nayla Aprilia
Nayla Aprilia, siswi MAN 1 Cibinong usai menerima bendera duplikat merah putih dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto pada upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (17/8/2025). Foto : Amelia Azizah/timetoday.id

TIMETODAY.ID, BOGOR – Air mata haru sempat menetes di pipi Nayla Aprilia ketika namanya dipanggil sebagai pembawa baki bendera pada upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/8/2025). Siswi kelas XI Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cibinong itu tak menyangka bisa dipercaya memegang peran penting dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

“Pengalaman saya pertama kali menjadi pembawa baki di tingkat Kabupaten Bogor itu hal yang sangat menyenangkan sekaligus menyedihkan,” ucap Nayla dengan mata berbinar.

“Menyedihkannya karena saya terharu bisa terpilih menjadi pembawa baki bendera. Saya juga merasa bangga dan semoga orang-orang terdekat saya bisa bangga,’ katanya lirih.

Advertisement

Nayla bercerita, di MAN 1 Cibinong hanya dua siswa yang berhasil lolos seleksi Paskibraka tingkat Kabupaten Bogor, satu putra dan satu putri. Proses seleksi dan pendidikan pun dijalaninya dengan penuh kesungguhan.

Baca Juga :  Bawaslu Bogor Ajak Masyarakat Adat Kampung Urug Awasi Pilkada 2024

“Kalau pendidikannya 14 hari, kalau pra pendidikannya 2 hari. Jadi totalnya 16 hari, nggak ketemu keluarga,” katanya.

Meski hanya ditetapkan sebagai pembawa baki pada hari pelaksanaan, Nayla tidak gentar. Latihan rutin yang dijalaninya membuat langkahnya mantap di hadapan ratusan pasang mata.

“Kalau membawa sih enggak [gemetar] karena sering latihan, jadi tidak terlalu bergetar,” ujarnya.

Menariknya, perjalanan Nayla di Paskibraka berawal dari pengalaman sederhana sebagai seorang santri di Pesantren Nurul Ilmi. Awalnya ia bahkan tidak mengenal apa itu Paskibraka.

Namun, saat masuk MAN 1 Cibinong, ia memberanikan diri bergabung dengan ekstrakurikuler Paskibra. Dorongan dari para senior membuatnya yakin mengikuti seleksi.

Baca Juga :  Skakmat! Pengamat Bongkar Bahaya Putusan MK soal Pemilu

“Alhamdulillah saya bisa lolos. Dulu santri di Nurul Ilmi. Teman-teman santri tidak ada lagi yang jadi Paskibraka, hanya saya,” kata Nayla.

Tak berhenti sampai di sini, Nayla menatap masa depan dengan penuh keyakinan. Ia ingin melanjutkan perjalanan menuju Akademi Kepolisian (Akpol).

“Rencana mau ke Akpol, karena tujuannya ada di sana, mau jadi polisi,” tuturnya mantap.

Nayla berharap, pengalamannya bisa menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.

“Harapannya untuk tahun ke depan saya bisa menjadi lebih baik lagi untuk mengejar cita-cita saya, dan untuk pembawa baki selanjutnya bisa lebih baik dari saya,” tuntasnya.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel