Akhirnya Terbayar! Boehly Dapat Trofi Setelah Jor-Joran Rp 28 Triliun

Todd Boehly
Pemilik Chelsea Todd Boehly akhirnya dapat trofi pertamanya (PA Images via Getty Images/Rafal Oleksiewicz - PA Images)

TIMETODAY.ID — Setelah tiga tahun penuh tekanan, sindiran, dan pertanyaan besar soal arah klub, Todd Boehly akhirnya bisa mengangkat trofi pertamanya bersama Chelsea. Malam di Wroclaw, Polandia, menjadi saksi pecahnya telur prestasi The Blues di bawah kepemilikan baru—dan ini bukan trofi sembarangan.

Chelsea menaklukkan Real Betis 4-1 dalam final UEFA Conference League, Kamis (29/5/2025) dini hari WIB, menandai penantian panjang yang akhirnya terbayar lunas. Bagi Boehly, trofi ini adalah lebih dari sekadar piala perak—itulah validasi dari investasi besar yang selama ini dipertanyakan.

Awal yang Sulit, Akhir yang Meyakinkan

Laga tidak berjalan mudah bagi Chelsea. Mereka tertinggal lebih dulu lewat gol cepat Abde Ezzalzouli di menit ke-9. Namun di babak kedua, pasukan biru asal London itu menunjukkan mental juara dengan mencetak empat gol balasan secara beruntun.

Advertisement

Enzo Fernandez membuka keran gol, disusul Nicolas Jackson, Jadon Sancho, dan Moises Caicedo yang memastikan kemenangan 4-1 dan pesta biru di Wroclaw Stadium.

Baca Juga :  Martinelli ‘Tebus Dosa’ ke Gyokeres, Assist Dua Laga Beruntun di Liga Inggris

Trofi Pertama dalam Era Boehly-Eghbali

Sejak mengakuisisi Chelsea dari Roman Abramovich pada Mei 2022, Todd Boehly dan Behdad Eghbali langsung membuat gebrakan. Mereka mendatangkan puluhan pemain dengan nilai transfer fantastis, termasuk dua yang jadi penentu di final tadi malam: Enzo Fernandez (£105 juta) dan Moises Caicedo (£110 juta).

Namun selama tiga tahun, trofi tak kunjung datang. Di sisi lain, pelatih datang dan pergi: Thomas Tuchel, Graham Potter, hingga Mauricio Pochettino, semua tak mampu menghadirkan trofi. Kritik terhadap manajemen, strategi transfer, dan inkonsistensi tim terus membayangi.

Kini, satu trofi datang juga—meskipun “hanya” Conference League. Namun bagi Boehly, ini adalah titik balik.

Trofi Eropa Lengkap, Sejarah Baru Ditulis

Gelar ini juga punya arti historis bagi klub. Chelsea kini menjadi tim Inggris pertama yang memenangkan ketiga kompetisi antarklub UEFA: Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League. Sebuah catatan prestisius yang melengkapi portofolio Eropa klub London Barat ini.

Baca Juga :  Marc Marquez Ungkap Masalah Misterius di Lengan Jelang Comeback MotoGP Italia

Trofi ini juga mengakhiri puasa gelar Chelsea sejak 2021, tahun di mana mereka menjuarai Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub—masa kejayaan terakhir era Abramovich.

Lebih dari Sekadar Trofi

Lebih dari sekadar menambah koleksi, kemenangan ini membuka pintu ke Liga Champions musim depan. Sebuah capaian penting, bukan hanya dari sisi gengsi, tetapi juga finansial. Partisipasi di kompetisi tertinggi Eropa membawa pemasukan besar yang sangat dibutuhkan klub setelah belanja besar-besaran.

Kini pertanyaannya adalah: Apakah ini awal kebangkitan Chelsea era Boehly, atau hanya pelipur lara sebelum badai berikutnya datang?

Setidaknya untuk malam ini, fans Chelsea bisa bernapas lega. Boehly bisa tersenyum lebih lebar. Dan trofi, akhirnya, kembali ke lemari Stamford Bridge.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel