Gempa 5,9 Guncang Perairan Pulau Wetar: Tak Berpotensi Tsunami, Warga Tetap Diimbau Waspada

gempa
ilustrasi gempa (istock)

TIMETODAY.ID — Suasana pagi yang tenang di Perairan Pulau Wetar, Kabupaten Maluku Barat Daya, mendadak berubah setelah guncangan gempa terasa di wilayah sekitar, Kamis (15/5). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Puncak Karang Panjang Ambon melaporkan bahwa gempa tersebut berkekuatan magnitudo 5,9 dan terjadi sekitar pukul 09.50 WIT.

Menurut BMKG, episentrum gempa berada di koordinat 07.32 Lintang Selatan dan 126.30 Bujur Timur, tepatnya di 41 kilometer sebelah utara Pulau Wetar dan 60 kilometer bagian selatan dari wilayah administratif Maluku Barat Daya.

Gempa ini tergolong dalam kategori dalam, dengan kedalaman mencapai 515 kilometer di bawah permukaan laut. Meskipun kekuatannya cukup signifikan, BMKG memastikan bahwa tidak ada ancaman tsunami yang ditimbulkan dari aktivitas seismik tersebut.

Advertisement
Baca Juga :  Gempa M6,6 Guncang Nabire, BMKG Pastikan Tidak Ada Tsunami

“Kekuatan gempa itu 5,9 dan tidak berpotensi tsunami,” tulis BMKG Ambon melalui akun resminya di platform X (dulu Twitter), Kamis (15/5).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi dari otoritas setempat mengenai adanya getaran yang dirasakan warga di pesisir Pulau Wetar. Begitu pula dengan potensi kerusakan infrastruktur atau korban jiwa—semuanya masih nihil.

BMKG juga menyampaikan bahwa hingga pukul 10.03 WIT, belum terdeteksi adanya gempa susulan setelah guncangan pertama terjadi.

Baca Juga :  Gempa Dangkal M4,5 Goyang Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Meski situasi terpantau aman, warga tetap diimbau untuk waspada dan terus memantau informasi resmi dari BMKG terkait aktivitas seismik di kawasan timur Indonesia yang dikenal rawan gempa.

Pulau Wetar dan sekitarnya memang berada di kawasan cincin api Pasifik, sehingga aktivitas tektonik cukup sering terjadi. Namun, berkat kedalaman gempa yang sangat dalam kali ini, dampaknya di permukaan bisa ditekan seminimal mungkin.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel