TIMETODAY.ID – Ikan dingkis, yang dikenal juga sebagai baronang susu, menjadi primadona di Batam menjelang perayaan Imlek. Nelayan di perairan Batam memanfaatkan momen ini untuk menangkap ikan dingkis, yang permintaannya meningkat tajam selama Imlek.
Panen Ikan Dingkis di Batam
Jelang Imlek 2025, nelayan di Batam sibuk memasang kelong—alat penangkap ikan tradisional—di perairan seperti Pulau Pecong dan Sagulung.
Kelong ini dipasang sejak awal Januari untuk menangkap ikan dingkis yang banyak muncul menjelang Imlek.
Nelayan berharap kelong mereka dapat menangkap ikan dingkis yang melimpah selama musim tersebut.
Harga Ikan Dingkis Melonjak
Permintaan tinggi selama Imlek menyebabkan harga ikan dingkis melonjak. Beberapa minggu sebelum Imlek, harga ikan dingkis di pasar lokal Batam bisa mencapai Rp300.000 per kilogram, sementara di pasar ekspor bisa menembus Rp450.000 per kilogram.
Tradisi Ikan Dingkis dalam Perayaan Imlek
Masyarakat Tionghoa di Batam menyajikan ikan dingkis sebagai hidangan khas saat Imlek, dengan berbagai olahan seperti dikukus, digoreng, atau dimasak kuah kuning.
Kehadiran ikan dingkis dianggap membawa keberuntungan dan menjadi simbol kemakmuran dalam perayaan Imlek.
Dengan demikian, panen ikan dingkis menjelang Imlek tidak hanya menjadi berkah bagi nelayan Batam, tetapi juga menjadi bagian penting dari tradisi dan perayaan Imlek di daerah tersebut.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































