TIMETODAY.ID – Pada 21 Januari 2025, Sungai Bengawan Solo meluap setelah hujan deras di hulu menyebabkan banjir besar di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Tujuh kecamatan yang terdampak meliputi Mantingan, Karanganyar, Widodaren, Kedunggalar, Pitu, Paron, dan Ngawi.
Sebanyak 19 desa terendam dengan ketinggian air mencapai antara 50 cm hingga 1 meter. Beberapa fasilitas umum seperti jalan dan jembatan mengalami kerusakan akibat luapan air.
Banjir ini mengakibatkan banyak rumah terendam, memaksa warga mengungsi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi dan pemerintah setempat segera menanggapi dengan melakukan evakuasi dan menyalurkan bantuan logistik kepada korban.
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, juga turun langsung ke lokasi untuk memastikan penanganan berjalan lancar.
Fenomena ini terjadi setelah beberapa hari hujan lebat yang menyebabkan sungai meluap. Pemerintah dan BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan dan mengikuti instruksi dari petugas setempat.
Mereka juga berusaha untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak serta memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak.
Upaya penanganan bencana terus dilakukan, dengan harapan dapat segera memulihkan kondisi daerah yang terdampak.
Selain itu, kejadian ini juga menjadi perhatian bagi pemerintah dalam hal pengelolaan sungai dan mitigasi bencana, untuk mencegah bencana serupa terjadi di masa depan.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































