TIMETODAY.ID – Nurul Qomar, atau yang lebih akrab disapa Abah Qomar, adalah salah satu sosok yang dikenal luas di Indonesia, baik sebagai pelawak, politikus, maupun aktor.
Pria berdarah Sunda ini lahir di Jakarta pada 11 Maret 1960 dari pasangan KH. Achmad Yusri dan Hj. Siti Choridah.
Sebagai anak pertama dari tujuh bersaudara, Qomar tumbuh dalam lingkungan keluarga yang memiliki akar di berbagai daerah, seperti Cirebon, Indramayu, dan Pandeglang.
Karier Qomar di dunia hiburan dimulai dengan membentuk grup lawak legendaris Empat Sekawan bersama Derry, Eman, dan Ginanjar.
Grup ini meraih popularitas berkat komedi situasi Lika-Liku Laki-Laki, yang sukses menarik perhatian publik. Sebelumnya, Qomar juga sempat menjadi bagian dari TOMTAM GRUP, yang memperkuat reputasinya di dunia lawak.
Namun, perjalanan karier Qomar tidak hanya berhenti di panggung hiburan. Ia terjun ke dunia politik dan berhasil menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) selama dua periode, yakni 2004-2009 dan 2009-2014.
Selama menjadi anggota DPR, Qomar mewakili Daerah Pemilihan Jawa Barat VIII di bawah naungan Partai Demokrat.
Pada tahun 2017, Qomar mencatatkan babak baru dalam kariernya dengan menjadi Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.
Namun, jabatan tersebut hanya diemban selama beberapa bulan, hingga ia memutuskan mundur pada November 2017 untuk mengikuti Pilkada Kabupaten Cirebon 2018.
Dalam perjalanan politiknya, Qomar dua kali mencoba peruntungan di Pilkada Cirebon.
Pada tahun 2013, ia mencalonkan diri sebagai Bupati Cirebon berpasangan dengan Drs. H. Subhan, Ketua DPC Partai Gerindra, dengan membawa jargon “MARHABAN”.
Namun, pasangan ini kalah dari petahana. Pada Pilkada 2018, Qomar kembali bertarung, kali ini sebagai calon Wakil Bupati berpasangan dengan Mohammad Luthfi.
Pasangan yang diusung oleh PKB dan Partai NasDem ini kembali gagal memenangkan hati pemilih.
Meskipun kalah di ajang politik, Qomar tetap dikenang sebagai sosok yang multitalenta, berhasil mengukir nama di dunia hiburan, akademik, dan politik.
Kiprahnya yang beragam mencerminkan semangat dan dedikasinya untuk terus berkontribusi bagi masyarakat. ***







































