
TIMETODAY.ID – Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Muara Fajar di Kota Pekanbaru, Sabtu (23/11/2024).
Dalam sidak tersebut, ia menyoroti kondisi pengelolaan sampah yang dinilai berada dalam situasi darurat dan memerlukan penanganan segera.
Hanif menegaskan bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Ia mengingatkan bahwa pengelolaan sampah telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008.
“Langkah progresif harus segera diterapkan secara institusional. Kami akan menginstruksikan pengawas lingkungan hidup untuk melakukan mitigasi dan mengevaluasi secara mendetail pengelolaan TPA di Pekanbaru. Layanan ini wajib, tidak boleh ada penundaan,” ujar Hanif.
Ia juga mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah dan provinsi, termasuk pengembangan solusi strategis seperti pembentukan bank sampah unit untuk menangani masalah sampah dari hulu. Hanif memerintahkan pemerintah daerah segera menyusun langkah konkret untuk menangani permasalahan ini dan melaporkannya ke kementerian.
“Kondisi ini tidak boleh dibiarkan. Saya meminta langkah nyata segera dilakukan, tanpa basa-basi atau tindakan yang hanya mengaburkan masalah,” tegasnya.
Meski memberikan apresiasi atas langkah Penjabat Wali Kota Pekanbaru, Hanif memastikan penegakan hukum lingkungan akan tetap dijalankan. Ia menambahkan bahwa kementerian siap mendukung upaya tersebut melalui pendanaan dan kolaborasi lintas sektor, tetapi meminta seluruh pihak untuk serius menangani masalah sampah.
Sebagai tindak lanjut, Hanif berencana mengadakan rapat bersama tim dari pusat dan daerah untuk memastikan kerja sama menyelesaikan permasalahan ini.
Dengan jumlah penduduk mencapai 1,2 juta jiwa, timbulan sampah di Pekanbaru memerlukan evaluasi serius terhadap pengelolaan TPA Muara Fajar dan penertiban TPA ilegal di sekitarnya.
“Kita tidak mungkin langsung menutup TPA yang ada, tetapi evaluasi konkret harus segera dilakukan. Ini tanggung jawab bersama, dan semua pihak harus bersinergi,” pungkasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel



































