TIMETODAY.ID, JAKARTA — Kulit anak yang masih sensitif membutuhkan perlindungan ekstra saat beraktivitas di luar ruangan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan orang tua adalah menggunakan sunscreen yang sesuai agar kulit si kecil tetap terlindungi dari paparan sinar ultraviolet (UV).
Namun, memilih sunscreen anak tidak bisa dilakukan sembarangan. Selain mempertimbangkan kenyamanan penggunaan, orang tua juga perlu memastikan produk mampu memberikan perlindungan optimal terhadap sinar matahari.
Mengutip Kids Health, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli sunscreen untuk anak.
Pilih Sunscreen dengan Perlindungan Optimal
Saat memilih produk, pastikan sunscreen memiliki beberapa kriteria berikut:
- Memiliki SPF minimal 30.
- Berlabel broad-spectrum, yang berarti mampu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB.
- Memiliki keterangan water-resistant, sehingga perlindungannya tetap bertahan selama 40 hingga 80 menit meski anak berkeringat atau bermain air.
Kenali Perbedaan Sunscreen Mineral dan Kimia
Secara umum, sunscreen untuk anak terbagi menjadi dua jenis, yaitu mineral dan kimia.
Sunscreen mineral bekerja dengan membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit yang memantulkan sinar matahari. Produk ini umumnya mengandung zinc oxide atau titanium dioxide. Kelebihannya, sunscreen langsung bekerja setelah dioleskan dan lebih direkomendasikan untuk kulit sensitif. Namun, teksturnya cenderung lebih sulit diratakan dan dapat meninggalkan lapisan putih pada kulit.
Sementara itu, sunscreen kimia menyerap sinar UV sebelum mengubahnya menjadi panas yang dilepaskan dari kulit. Jenis ini lebih mudah meresap, tidak meninggalkan white cast, dan cenderung lebih tahan terhadap air. Meski demikian, sunscreen kimia membutuhkan waktu sekitar 15–30 menit sebelum memberikan perlindungan maksimal.
Produk sunscreen juga tersedia dalam berbagai bentuk, seperti krim, stik, gel, hingga semprotan. Krim cocok digunakan pada kulit kering, stik praktis diaplikasikan di area sekitar mata, sedangkan gel lebih nyaman digunakan pada area yang ditumbuhi rambut. Adapun sunscreen berbentuk spray sebaiknya digunakan dengan hati-hati karena berisiko terhirup dan sulit memastikan jumlah yang diaplikasikan sudah mencukupi.
Waktu dan Cara Pemakaian yang Benar
Agar perlindungan bekerja secara maksimal, sunscreen sebaiknya dioleskan sekitar 15 hingga 30 menit sebelum anak beraktivitas di luar ruangan.
Pastikan seluruh bagian tubuh yang terpapar sinar matahari mendapat perlindungan, termasuk telinga, leher bagian belakang, tangan, kaki, bahu, hingga area di bawah tali pakaian renang. Bibir juga perlu dilindungi menggunakan lip balm yang mengandung SPF minimal 30.
Dokter kulit menyarankan penggunaan sunscreen dalam jumlah yang cukup, sekitar satu ons atau setara gelas takar obat kecil untuk seluruh tubuh yang terbuka. Sunscreen juga perlu dioleskan kembali setiap dua jam, atau lebih sering setelah anak berenang maupun berkeringat banyak.
Bayi di Bawah 6 Bulan Sebaiknya Hindari Paparan Matahari
Untuk bayi berusia di bawah enam bulan, perlindungan terbaik adalah menghindari paparan sinar matahari secara langsung. Orang tua disarankan mengenakan pakaian berlengan panjang berbahan ringan serta topi yang mampu melindungi wajah dan kepala.
Jika bayi terpaksa berada di luar ruangan, sunscreen dapat dioleskan dalam jumlah terbatas pada area kulit yang tidak tertutup pakaian, seperti wajah dan punggung tangan.
Perhatikan Kandungan Sunscreen
Selain memilih produk berdasarkan SPF, orang tua juga perlu memperhatikan komposisi bahan di dalamnya. Hindari sunscreen yang mengandung PABA karena berpotensi memicu alergi kulit, serta oxybenzone yang dikhawatirkan dapat memengaruhi sistem hormon.
Bagi anak dengan kulit sensitif, sunscreen berbahan aktif zinc oxide atau titanium dioxide umumnya menjadi pilihan yang lebih aman.
Tak kalah penting, pastikan sunscreen masih dalam masa berlaku. Produk yang telah kedaluwarsa atau disimpan lebih dari tiga tahun sebaiknya tidak lagi digunakan karena efektivitas perlindungannya dapat berkurang.***
Editor : Syafira
Sumber : Okezone.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































