Euforia Juara Dunia Spanyol Terasa hingga Jalanan Gaza

Spanyol
Euforia juara Piala Dunia 2026 Spanyol turut dirasakan warga Palestina di Gaza. Foto: Anadolu Agency/tangkapan layar video

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Euforia kemenangan Spanyol di final Piala Dunia 2026 tak hanya terasa di Madrid dan berbagai kota di Negeri Matador. Ribuan warga Palestina di Jalur Gaza juga larut dalam perayaan setelah tim berjuluk La Furia Roja menundukkan Argentina pada laga puncak turnamen.

Berdasarkan laporan Anadolu Agency, Senin (20/7/2026), warga berkumpul di ruang terbuka untuk menyaksikan pertandingan melalui layar lebar yang dipasang di tengah kawasan permukiman. Suasana penuh antusias terlihat sejak laga dimulai, dengan para penonton membawa bendera Spanyol berdampingan dengan bendera Palestina.

Sorak sorai pecah ketika Spanyol berhasil memecah kebuntuan. Gol yang dicetak Ferran Torres membuat warga yang menyaksikan pertandingan langsung berdiri, mengangkat tangan, hingga mengibarkan bendera sebagai bentuk selebrasi.

Advertisement
Baca Juga :  Kabar Gembira! Piala Dunia 2026 Tayang Gratis untuk Publik Indonesia

Kegembiraan juga terlihat dari sejumlah warga yang bernyanyi dan memutar musik setelah peluit panjang berbunyi. Bahkan, beberapa di antaranya mengekspresikan emosinya dengan mengangkat kursi plastik yang digunakan saat menonton bersama.

Pada partai final yang berlangsung di New Jersey Stadium, Spanyol memastikan gelar juara usai mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 melalui babak perpanjangan waktu. Ferran Torres menjadi penentu kemenangan setelah mencetak gol pada menit ke-106, usai kedua tim bermain imbang tanpa gol sepanjang waktu normal.

Baca Juga :  PSSI Cemas, Emil Audero Alami Cedera Menjelang Laga Kontra Arab Saudi dan Irak

Argentina menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah Enzo Fernández menerima kartu kuning kedua menjelang berakhirnya waktu normal. Seusai pertandingan, Leandro Paredes juga mendapat kartu merah.

Kemenangan tersebut mengantarkan Spanyol meraih gelar Piala Dunia keduanya setelah terakhir kali menjadi juara pada 2010. Sementara itu, Argentina gagal mempertahankan gelar yang diraih pada edisi sebelumnya.

Perayaan warga Gaza menjadi salah satu gambaran bahwa sepak bola tetap mampu menghadirkan kebersamaan dan kegembiraan lintas negara, bahkan di tengah situasi yang penuh tantangan.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel