TIMETODAY.ID, JAKARTA — Kesuksesan film Backrooms membuka babak baru bagi industri perfilman Hollywood. Film yang berangkat dari fenomena horor internet itu membuktikan bahwa kisah-kisah yang lahir di dunia maya memiliki daya tarik besar di layar lebar, sehingga sejumlah studio kini berlomba mengembangkan adaptasi serupa.
Alih-alih hanya mengandalkan cerita horor konvensional, rumah produksi mulai melirik internet lore atau kisah-kisah horor yang populer melalui forum daring, media sosial, hingga YouTube. Meski beberapa adaptasi sebelumnya seperti Slender Man (2018) dan Dear David (2023) belum menuai hasil memuaskan, keberhasilan Backrooms diyakini menghidupkan kembali minat Hollywood terhadap genre tersebut.
Berikut empat proyek film horor berbasis internet lore yang saat ini tengah dalam tahap pengembangan.
1. Sekuel Backrooms
Meski belum diumumkan secara resmi, kelanjutan Backrooms dikabarkan telah memasuki tahap pengembangan awal.
Sutradara Kane Parsons sebelumnya memang telah mengungkapkan keinginannya menjadikan Backrooms sebagai waralaba dengan beberapa film. Menurutnya, satu film saja tidak cukup untuk mengeksplorasi seluruh misteri dunia Backrooms yang dikenal luas di internet.
2. The Mandela Catalogue
Diangkat dari serial web YouTube karya Alex Kister yang mulai tayang pada 2021, The Mandela Catalogue mengisahkan sebuah kota fiktif di Wisconsin yang diteror makhluk pengubah wujud bernama Alternates.
Makhluk tersebut dikisahkan menghancurkan kondisi mental korbannya hingga bunuh diri sebelum mengambil alih identitas mereka. Proyek adaptasi ini sempat diperebutkan sejumlah studio besar sebelum akhirnya digarap oleh kolaborasi United Artists, Amblin Entertainment milik Steven Spielberg, dan Amazon MGM Studios. Alex Kister juga dipercaya menyutradarai versi filmnya.
3. Siren Head
Karakter monster berkepala sirene ciptaan ilustrator Trevor Henderson juga segera hadir di layar lebar setelah hak adaptasinya diamankan Warner Bros.
Film ini akan disutradarai Brian Duffield dengan dukungan Zach Cregger sebagai bagian dari tim kreatif. Sementara itu, Josh Brolin dan Austin Abrams dikabarkan tengah dipersiapkan untuk mengisi jajaran pemeran.
4. Cartoon Cat
Selain Siren Head, Sony TriStar Pictures juga mengembangkan adaptasi Cartoon Cat, karakter horor lain karya Trevor Henderson.
Tokoh ini dikenal sebagai makhluk menyeramkan yang memanfaatkan nostalgia karakter kartun klasik untuk meneror manusia. Film tersebut diproduseri Roy Lee dan Scott Glassgold, yang juga terlibat dalam proyek Siren Head.
Meski sama-sama populer di internet, Siren Head dan Cartoon Cat sebenarnya berbeda dengan creepypasta klasik. Keduanya merupakan karakter orisinal yang memiliki hak cipta milik Trevor Henderson, bukan cerita anonim yang berkembang bebas di komunitas internet.
Meningkatnya jumlah proyek adaptasi internet lore menunjukkan bahwa Hollywood semakin serius menggarap kisah-kisah horor yang lahir dari dunia digital. Keberhasilan Backrooms menjadi sinyal bahwa cerita yang sebelumnya hanya hidup di internet kini memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi waralaba film di layar lebar.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel






































