Kebiasaan Taruh Kasur di Lantai, Ini Dampak yang Muncul

kasur
ilustrasi Meletakkan kasur langsung di lantai. Foto: iStock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Meletakkan kasur langsung di lantai masih menjadi pilihan sebagian orang karena dianggap praktis dan hemat tempat. Namun, kebiasaan tersebut ternyata dapat menimbulkan sejumlah masalah, terutama jika dilakukan dalam jangka panjang.

Saat ini, banyak orang mulai memilih menggunakan dipan atau kerangka kasur karena dinilai lebih nyaman dan membantu menjaga kebersihan tempat tidur. Selain faktor kenyamanan, penggunaan alas kasur juga berkaitan dengan sirkulasi udara dan kesehatan lingkungan tidur.

Berikut beberapa risiko yang dapat muncul jika kasur diletakkan langsung di lantai.

Advertisement

1. Memicu pertumbuhan jamur

Kasur yang bersentuhan langsung dengan lantai memiliki risiko lebih tinggi mengalami kelembapan, terutama pada ruangan yang minim ventilasi atau memiliki suhu hangat.

Tidak adanya ruang di bawah kasur membuat udara sulit bergerak sehingga bagian bawah kasur lebih mudah lembap. Kondisi tersebut dapat menjadi tempat berkembangnya jamur yang berpotensi mengganggu kesehatan.

Baca Juga :  Kenapa Lantai Rumah Masih Bau Padahal Rajin Dipel? Ini Jawabannya

2. Membuat kasur lebih mudah terasa panas

Kasur yang diletakkan di lantai juga dapat membuat panas tubuh lebih sulit keluar saat tidur. Tidak adanya celah udara di bagian bawah menyebabkan suhu panas lebih mudah terperangkap.

Akibatnya, kasur dapat terasa lebih hangat dan membuat tidur menjadi kurang nyaman, terutama saat cuaca sedang panas.

3. Lebih mudah menjadi tempat debu dan serangga

Posisi kasur yang langsung berada di lantai membuatnya lebih dekat dengan debu, kotoran, maupun serangga seperti kutu kasur.

Tanpa perawatan yang baik, debu dapat menumpuk lebih cepat dan meningkatkan risiko gangguan kenyamanan saat tidur.

Cara aman jika tetap ingin menggunakan kasur di lantai

Meski memiliki beberapa risiko, penggunaan kasur tanpa dipan tetap dapat dilakukan dengan beberapa langkah pencegahan.

1. Pastikan area selalu bersih dan kering

Kebersihan lantai menjadi hal utama yang harus diperhatikan. Rutin menyapu dan mengepel area sekitar kasur dapat membantu mengurangi debu dan kotoran.

Baca Juga :  Sinposis Sekawan Limo, Film Horor Komedi Besutan Bayu Skak

Pastikan lantai benar-benar kering sebelum kasur kembali diletakkan agar kelembapan tidak terjebak di bagian bawah.

2. Gunakan alas tambahan

Memberikan pembatas antara kasur dan lantai dapat menjadi solusi sederhana untuk mengurangi risiko kelembapan.

Alas tambahan juga membantu menjaga suhu kasur agar lebih nyaman, terutama jika lantai rumah menggunakan material seperti keramik atau kayu yang dapat terasa dingin.

Pilih metode tidur sesuai kondisi ruangan

Meletakkan kasur di lantai memang memberikan kemudahan dan tampilan yang lebih minimalis. Namun, kondisi ruangan, kebersihan, serta kualitas sirkulasi udara perlu menjadi pertimbangan.

Dengan perawatan yang tepat, risiko gangguan seperti jamur, debu, dan rasa tidak nyaman saat tidur dapat diminimalkan.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel