Jangan Terjebak Klaim Sehat, Ini Perbandingan Frozen Yogurt dan Es Krim

frozen yogurt
ilustrasi Frozen Yogurt. Foto: magnific

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Selama bertahun-tahun, frozen yogurt kerap dianggap sebagai pilihan pencuci mulut yang lebih sehat dibandingkan es krim. Label rendah lemak, kalori lebih ringan, hingga anggapan memiliki kandungan probiotik membuat makanan penutup dingin ini banyak dipilih oleh mereka yang ingin tetap menikmati rasa manis tanpa terlalu khawatir.

Belakangan, popularitas frozen yogurt kembali meningkat. Tidak hanya melalui gerai modern, tren ini juga semakin ramai di media sosial lewat berbagai kreasi frozen yogurt rumahan yang menarik perhatian banyak orang.

Namun, apakah frozen yogurt benar-benar lebih baik untuk kesehatan dibandingkan es krim? Para ahli gizi menyebut jawabannya tidak sesederhana itu.

Advertisement

Perbedaan utama antara keduanya terletak pada bahan dasar dan kandungan lemak. Mengutip CNA, es krim umumnya dibuat dari susu atau krim dengan kadar lemak lebih tinggi, sehingga menghasilkan tekstur lebih lembut dan rasa yang lebih kaya.

Sementara itu, frozen yogurt menggunakan bahan dasar yogurt atau produk susu fermentasi. Kandungan tersebut memberikan cita rasa sedikit asam yang menjadi ciri khas makanan penutup ini.

Dari sisi kandungan lemak, frozen yogurt biasanya memiliki kadar lemak sekitar 3–4 persen, bahkan beberapa produk dibuat dengan versi rendah lemak atau tanpa lemak. Sementara es krim umumnya memiliki kandungan lemak lebih tinggi karena penggunaan krim dalam proses pembuatannya.

Baca Juga :  Jangan Asal Ngemil, Ini Pilihan Makanan Sehat Saat Lapar Menjelang Tidur

Meski demikian, perbedaan tersebut tidak otomatis menjadikan frozen yogurt sebagai pilihan yang jauh lebih sehat. Sebab, banyak produk frozen yogurt maupun es krim kemasan tetap termasuk makanan ultra-proses.

Keduanya sering ditambahkan pemanis seperti sirup jagung atau dekstrosa, serta bahan tambahan lain seperti penstabil dan pengemulsi agar tekstur tetap lembut dan tidak mudah membentuk kristal es.

Konsumsi makanan ultra-proses secara berlebihan diketahui berkaitan dengan meningkatnya risiko berbagai gangguan kesehatan, termasuk obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan masalah metabolisme lainnya.

Apakah frozen yogurt lebih rendah kalori?

Secara umum, frozen yogurt memang cenderung memiliki jumlah kalori dan lemak jenuh yang lebih rendah dibandingkan es krim. Namun, keunggulan tersebut bisa berkurang ketika produk diberi tambahan gula atau topping dalam jumlah banyak.

Berbagai pilihan topping seperti biskuit, brownies, saus cokelat, permen, hingga remahan kue dapat meningkatkan kadar gula dan kalori secara signifikan.

Karena itu, manfaat kesehatan tidak hanya ditentukan oleh jenis makanan penutup yang dipilih, tetapi juga bergantung pada ukuran porsi dan tambahan yang digunakan.

Benarkah frozen yogurt mengandung probiotik?

Salah satu alasan frozen yogurt dianggap lebih sehat adalah karena bahan dasarnya berasal dari yogurt yang dikenal mengandung bakteri baik atau probiotik.

Baca Juga :  Bubur Kacang Hijau: Sajian Tradisional yang Manis, Gurih, dan Kaya Gizi

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa yogurt dengan kultur hidup dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan, termasuk mendukung keseimbangan bakteri baik dalam usus.

Namun, manfaat tersebut belum tentu berlaku untuk seluruh produk frozen yogurt. Proses produksi dan pembekuan dapat memengaruhi jumlah bakteri hidup yang tersisa. Selain itu, tidak semua produk frozen yogurt mengandung kultur hidup dalam jumlah yang cukup untuk memberikan manfaat kesehatan.

Jika tujuan utamanya adalah mendapatkan manfaat probiotik, yogurt tawar tanpa tambahan gula masih menjadi pilihan yang lebih disarankan.

Tidak ada pemenang mutlak antara frozen yogurt dan es krim

Para ahli menilai tidak ada pilihan yang benar-benar menjadi pemenang antara frozen yogurt dan es krim. Keduanya tetap dapat dinikmati sebagai bagian dari pola makan seimbang selama dikonsumsi secara bijak.

Hal yang lebih penting adalah memperhatikan frekuensi konsumsi, ukuran porsi, kandungan gula, serta jumlah topping yang ditambahkan.

Menikmati es krim sesekali juga tidak menjadi masalah. Sebab, memilih makanan yang benar-benar disukai dalam porsi wajar dapat membantu seseorang merasa puas tanpa harus mengonsumsi lebih banyak karena merasa kurang menikmati pilihannya.

Pada akhirnya, baik frozen yogurt maupun es krim dapat menjadi camilan menyenangkan selama dikonsumsi dengan kesadaran terhadap kebutuhan tubuh.***

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel