Jangan Abaikan Flight Face, Begini Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat Saat Naik Pesawat

kulit
ilustrasi kulit wajah kusam. Foto: magnific

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Persiapan sebelum melakukan perjalanan udara umumnya berfokus pada tiket, dokumen, koper, hingga pakaian yang akan dikenakan. Namun, ada satu hal yang kerap luput dari perhatian, yakni menjaga kondisi kulit agar tetap sehat selama penerbangan.

Banyak orang mendapati wajah mereka terlihat lebih kusam, kering, bahkan sedikit bengkak setelah turun dari pesawat. Kondisi ini dikenal dengan istilah flight face, yaitu perubahan pada kulit akibat paparan udara di dalam kabin pesawat yang memiliki tingkat kelembapan sangat rendah.

Ahli estetika asal New York, Danielle Gamble, menjelaskan bahwa udara kabin yang terus didaur ulang membuat kulit kehilangan kelembapan lebih cepat. Semakin lama durasi penerbangan, semakin besar pula risiko kulit mengalami dehidrasi.

Advertisement

Akibatnya, kulit dapat terasa kencang, tampak kurang bercahaya, hingga lebih mudah mengalami iritasi atau muncul jerawat.

Untuk meminimalkan dampak tersebut, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sebelum, selama, dan setelah penerbangan.

1. Lakukan facial sebelum bepergian

Jika memiliki waktu, lakukan perawatan wajah satu hari sebelum keberangkatan. Facial dapat membantu membersihkan pori-pori sekaligus meningkatkan kelembapan kulit sehingga lebih siap menghadapi udara kering selama perjalanan.

Baca Juga :  5 Manfaat Kopi Untuk Kesehatan Rambut, Salah Satunya Mengurangi Uban

Saat menjalani perawatan, pilih produk yang berfokus pada hidrasi agar kelembapan kulit tetap terjaga.

2. Pilih perawatan yang mengoptimalkan hidrasi

Perawatan wajah dengan teknologi seperti iontophoresis dan sonophoresis dapat menjadi pilihan. Kedua metode tersebut membantu serum dan bahan aktif meresap lebih optimal ke dalam kulit sehingga kelembapan bertahan lebih lama.

Perawatan ini dinilai efektif sebagai persiapan sebelum melakukan penerbangan jarak jauh.

3. Tambahkan pijat limfatik

Wajah yang terlihat sembap setelah perjalanan udara biasanya disebabkan oleh penumpukan cairan. Pijat limfatik dapat membantu melancarkan sirkulasi dan mengurangi pembengkakan sehingga wajah tampak lebih segar setelah penerbangan.

4. Gunakan masker pelembap di dalam pesawat

Setelah duduk di kursi dan memastikan tangan dalam keadaan bersih, aplikasikan leave-on mask atau masker pelembap yang tidak perlu dibilas.

Baca Juga :  Kulit Kendur hingga Sendi Nyeri, Ini Tanda Kolagen Tubuh Mulai Berkurang

Produk ini membantu menjaga kadar air pada kulit selama penerbangan dan dapat digunakan kembali apabila perjalanan berlangsung cukup lama.

5. Pastikan tangan tetap bersih

Sebelum menyentuh wajah atau menggunakan produk perawatan kulit, biasakan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer. Langkah sederhana ini membantu mengurangi risiko perpindahan bakteri yang dapat memicu iritasi maupun jerawat.

6. Rawat kulit setelah perjalanan selesai

Perawatan kulit tidak berhenti ketika pesawat mendarat. Setelah liburan, terutama jika beraktivitas di pantai, pegunungan, atau daerah dengan cuaca ekstrem, lakukan perawatan untuk mengembalikan kelembapan dan memperbaiki lapisan pelindung kulit yang mungkin mengalami stres akibat paparan lingkungan.

Selain perawatan dari luar, menjaga hidrasi tubuh juga menjadi kunci utama. Minum air putih yang cukup, mengurangi konsumsi minuman beralkohol maupun berkafein, serta rutin menggunakan pelembap dapat membantu mencegah munculnya flight face dan menjaga kulit tetap sehat selama bepergian.***

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel