TIMETODAY.ID, JAKARTA — Kamera pengawas atau CCTV kini menjadi salah satu perangkat yang banyak dipasang di rumah untuk meningkatkan keamanan. Kehadirannya membantu pemilik rumah memantau aktivitas di dalam maupun luar hunian, sekaligus menjadi alat pendukung ketika terjadi keadaan darurat.
Namun, memasang banyak kamera bukan satu-satunya cara agar pengawasan menjadi optimal. Pemilihan jenis CCTV yang sesuai dengan lokasi pemasangan justru dinilai lebih penting agar seluruh area rumah dapat terpantau secara efektif.
Solution Advisor Axis Communications, Prayudo, menjelaskan bahwa secara umum terdapat dua jenis CCTV yang paling banyak digunakan, yakni kamera dome untuk area dalam ruangan dan kamera bullet yang dirancang untuk penggunaan di luar ruangan.
CCTV Dome, Pilihan Ideal untuk Area Dalam Rumah
Kamera dome memiliki bentuk setengah bola dengan desain yang ringkas sehingga mudah menyatu dengan interior rumah. Bagian kamera terlindungi penutup bening yang tetap memungkinkan perekaman gambar secara jelas.
Menurut Prayudo, kamera jenis ini mampu bergerak hingga 180 derajat bahkan 360 derajat pada tipe tertentu. Kemampuan tersebut membuatnya dapat memantau area yang lebih luas sekaligus mengikuti pergerakan objek.
Selain fungsional, desainnya yang tidak mencolok juga menjadi nilai tambah. Bahkan beberapa produk memungkinkan bodinya dicat agar warnanya selaras dengan ruangan sehingga tidak mengganggu estetika rumah.
“Keunggulan kamera dome adalah orang sulit mengetahui ke arah mana kamera sedang menghadap. Selain itu tampilannya lebih menyatu dengan ruangan, bahkan bodinya bisa dicat sesuai kebutuhan,” ujar Prayudo.
Kamera Bullet Lebih Cocok Dipasang di Luar Ruangan
Berbeda dengan dome, kamera bullet memiliki bentuk memanjang menyerupai lensa telefoto sehingga lebih mudah terlihat. Desain tersebut memberikan efek pencegahan karena keberadaannya langsung terlihat oleh orang yang berada di sekitar rumah.
Prayudo mengatakan kamera bullet memang dirancang untuk menghadapi tantangan lingkungan luar ruangan, termasuk cahaya matahari yang kuat.
Menurutnya, CCTV outdoor harus mampu menghasilkan gambar yang tetap jelas meski terdapat pencahayaan dari belakang (backlight), sehingga detail objek masih dapat terekam dengan baik.
Tips Memilih CCTV untuk Rumah
Selain menentukan lokasi pemasangan, pemilik rumah juga perlu memperhatikan kualitas perangkat sebelum membeli. CCTV idealnya memiliki konstruksi yang kokoh agar tetap berfungsi dalam berbagai kondisi.
Salah satu indikator yang dapat dijadikan acuan adalah sertifikasi ketahanan benturan berdasarkan standar internasional IEC 62262, yang dikenal dengan kode IK. Semakin tinggi nilainya, semakin kuat perlindungan perangkat terhadap benturan.
Saat ini, produk dengan sertifikasi IK10 termasuk yang paling banyak digunakan karena mampu menahan benturan dengan baik. Bahkan, sudah mulai hadir perangkat dengan standar IK11, meski jumlahnya masih terbatas di pasaran.
Untuk kamera dome, pelindung luarnya umumnya menggunakan material polycarbonate berkualitas tinggi yang lebih tahan terhadap benturan maupun upaya perusakan.
Jangan Ragu Berkonsultasi
Bagi masyarakat yang baru pertama kali memasang CCTV, berkonsultasi dengan penyedia atau tenaga profesional dapat menjadi langkah yang tepat. Dengan begitu, jenis kamera, jumlah perangkat, hingga titik pemasangan dapat disesuaikan dengan kebutuhan rumah sehingga sistem pengawasan bekerja lebih efektif tanpa harus memasang kamera secara berlebihan.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































